Pada gim yang dihelat di SDCCU Stadium, San Diego, kemarin, Spurs dan Roma sama-sama tampil dengan sebagian besar pemain topnya.
AS Roma unggul cepat di menit ketiga lewat Shick yang melepaskan sepakan ke tiang jauh gawang Michel Vorm.
Tapi Spurs langsung memÂbalas enam menit setelahnya saat crossing Luke Amos yang membentur salah satu pemain Roma dengan mudah disundul masuk Fernando Llorente.
Pada menit ke-18, Llorente mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus membawa Spurs berbalik unggul 2-1.
Di menit ke-28, Lucas Moura mencetak gol yang membawa Spurs menjauhkan skor jadi 3-1. Crossing Serge Aurier dengan jitu ditanduknya ke gawang Mirante.
Spurs memimpin 4-1 semenit sebelum istirahat. Bola liar di kotak penalti mampu diambil Lucas dan dia melepaskan temÂbakan ke sudut gawang tanpa bisa dihalau Mirante. Skor terseÂbut bertahan hingga 90 menit laga tuntas.
Pelatih Roma Eusebio Di Francesco mengakui lemahnya pertahanan Giallorossi. Namun, mereka tak mamu mencetak gol tambahan.
"Kami punya start bagus meskipun saya tak menyukai bagaimana kami bertahan di bagian kedua dari babak perÂtama. Kami tak cukup kompak, tak cukup terorganisir," ujar Di Francesco di situs resmi Roma.
Meski timnya kalah telak, Di Francesco mengingatkan bahwa hasil ini tak bisa dijadiÂkan tolok ukur kekuatan Roma pada musim depan. "Ini adalah pelajaran berharga buat kami," ujarnya. Roma akan menghadapi Barcelona pada 31 Juli semenÂtara Spurs bertemu Barca pada 28 Juli. ***
BERITA TERKAIT: