"Kami dan Inasgoc sudah sepakat untuk tidak mengubah jadwal yang telah disusun, hanya gara-gara ada serangan teroris,†ucap Imam di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa, (15/5).
Ia pun menyerahkan permasalahan teroris ini kepada aparat keamanan. Ia percaya aparat keamanan sudah bekerja dengan baik dalam upaya memberantas aksi terorisme di Indonesia.
Untuk keamanan official, atlet, termasuk wartawan yang meliput, Imam menyatakan bahwa pihaknya akan memenuhi standar keamanan internasional.
"Standar keamanan internasional ini bukan karena kejadian teroris, tetapi sudah jadi ketetapan baku internasional untuk event olahraga," pungkasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.