Cili tampil dominan saat bertandang ke markas Swedia di Friends Arena, kemarin dini hari WIB. Tim asuhan Reinaldo Rueda itu unggul penguasaan bola sebesar 61 persen dan meÂlepaskan 13 tembakan dengan tujuh yang mengarah ke gawang. Sementara itu, Swedia cuma punya penguasaan bola sebesar 39 persen dan satu tembakan ke gawang dari total enam perÂcobaan.
Cili unggul 1-0 lebih dulu di menit ke-22. Bola sapuan dari pemain Swedia berhasil disamÂbar dengan tendangan voli oleh Arturo Vidal. Bola meluncur ke arah pojok kanan atas kiper Kristoffer Nordfeldt.
Keunggulan Cili tak bertahan lama. Swedia berhasil menyaÂmakan skor menjadi 1-1 di menit ke-23. Ola Toivonen sukses melesakkan gol setelah menunÂtaskan umpan segitiga yang dilakukan oleh Emil Forsberg dan Viktor Claesson.
Selepas itu, Cili sempat kemÂbali membobol gawang Swedia lewat sontekan Sanchez. Sayang, gol pemain Manchester United tersebut dianulir karena terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Usaha Cili baru membuahÂkan gol kedua di menit ke-90. Castillo melepaskan umpan terobosan ke arah Sanchez, yang lepas dari perangkap offside. Sanchez pun langsung melepasÂkan tembakan dari jarak dekat setelah berhadapan satu lawan satu dengan Nordfeldt.
Sial untuk Sanchez, bola hasil tendangan kaki kanannya masih bisa ditepis Nordfeldt. Namun, bola jatuh tepat di kaki Marcos Bolados, yang tanpa ampun mencocor bola ke mulut gawang Swedia. Gol tersebut membawa Chile menang dengan skor 2-1.
Secara keseluruhan Rueda puas. Dia memaklumi Sanchez kurang cemerlang dan menduga itu imbas keterpurukannya di Manchester United.
Sanchez belum bisa mengeÂluarkan kemampuan terbaiknya di MU. Hingga saat ini, ia baru mencetak satu gol dari 10 laga di semua kompetisi.
"Alexis sangat sedih karena dia ingin menunjukkan kualitasnya di MU. Sangat sulit memang masa transisi dari Arsenal ke MU," ujar Rueda seperti dilansir Manchester Evening News. ***
BERITA TERKAIT: