Gol Leicester dicetak oleh Jamie Vardy, sementara Chelsea membalas lewat gol Alvaro Morata dan Pedro. Kedua tim bersaing ketat di sepanjang laga. Bahkan, pertandingan berlangÂsung hingga babak perpanjangan waktu.
Di sepanjang laga Chelsea menguasai penguasaan bola denÂgan 55 persen. Namun, dalam hal jumlah tendangan, Leicester City memimpin dengan 18 kali tembakan, sementara Chelsea hanya 14 kali tembakan. Meski demikian, Chelsea memiliki enam tendangan yang tepat sasaÂran, sementara Leicester lima saja.
Chelsea lebih dulu memimpin di babak pertama. Umpan terobosan Willian diterima dengan baik oleh Alvaro Morata yang menusuk ke kotak penalti dan menceploskan si kulit bundar ke gawang tuan rumah. Skor pun berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Leicester yang tak ingin kalah begitu saja membalas, tepatnya di menit ke-76. Jamie Vardy berÂhasil mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari bola muntah hasil kemelut di depan gawang, pemain asal Inggris itu menyambar si kulit bundar dengan tendangan keras yang menggetarkan gawang tim tamu. Skor berubah menjadi 1-1.
Kedua tim gagal menambah gol di sisa waktu normal. Akibatnya, skor 1-1 bertahan sampai penghujung babak kedua dan laga harus dilanjutkan ke perÂpanjangan waktu.
Di babak tambahan, tepatnya menit ke-105, Chelsea akhirnya mengunci kemenangan. Umpan lambung N'Golo Kante ke mulut gawang ditanduk dengan baik oleh Pedro. Bola hasil sundulan kepala winger asal Spanyol itu meluncur deras ke gawang dan menyudahi laga dengan skor 1-2.
Akhirnya Chelsea berbahagia meraih tiket ke semifinal piala FA. Dengan susah payah, The Blues sukses tekuk Leicester City 2-1. Dari hasil ini Antonio Conte memuji penampilan Morata pada laga tersebut.
"Chelsea berjuang keras melaÂwan Leicester dan menunjukkan keinginan kuat untuk menang. Gol Alvaro Morata hari ini sanÂgat penting buatnya dan saya gembira dengan penampilan dia," ucap Conte.
Pelatih asal Italia tersebut meÂnyebut bahwa Chelsea memberiÂkan permainan yang selayaknya usai kalah 0-3 dari Barcelona di Liga Champions, Rabu (14/3). "Kami layak bangga dengan karakter yang kami tunjukkan di laga ini," kata Conte melanÂjutkan.
"Tidak mudah bermain 120 menit melawan tim sekuat Leicester usai pertandingan di Liga Champions," ujar pelatih berusia 48 tahun ini. ***
BERITA TERKAIT: