I Lupi-julukan AS Roma meÂlangkah ke perempat final berkat kemenangan 1-0 atas Shakhtar di leg kedua babak 16 besar, di Stadio Olimpico, dinihari, kemarin. Hasil itu membuat Serigala Ibukoga lolos berbekal gol tandang dengan agregat 2-2.
Dzeko menjadi pahlawan kelolosan Roma lewat gol tunggalnya di menit ke-52. Penyerang 31 tahun itu membawa Roma bernostalgia dengan memori 10 tahun silam, tepatÂnya di medio 2007/2008, kala Roma terakhir kali mencapai perempatfinal.
"Kami semua melakukan tuÂgas kami sampai menit terakhir dan secara layak lolos ke peremÂpat final," kata Dzeko dikutip
Mediaset Premium.
Di babak selanjutnya, Dzeko menegaskan takkan memilih-milih lawan. Semua tim yang lolos ke perempat final punya kualitas bagus dan menjanjikan pertandingan yang berat.
"Kami ada di antara delaÂpan tim terbaik di Eropa, jadi itu berarti kami kuat juga," jelasnya.
Giallorossi-julukan lain AS Roma tak banyak menciptakan peluang kala menjamu Shakhtar. Total ada 10 upaya yang dilepasÂkan tuan rumah.
AS Roma sempat kesulitan khususnya di babak pertama. Shakhtar menekan dengan baik sehingga Roma tak nyaman membangun serangan. Namun sebuah kesalahan dari tim tamu terjadi, bek Shakhtar terlambat naik untuk membuat Dzeko dalam posisi
offside. Kesempatan itulah yang menÂjadi gol. Sebagai catatan, seluruh tiga tembakan on target Roma dicatatkan di babak kedua. Sementara Shakhtar dalam perÂjalanannya juga tak mampu meÂnembus pertahanan Roma, gagal mencatatkan satupun tembakan mengarah ke gawang.
Sang pelatih Eusebio Di Francesco memuji fokus para pemainnya. Meski kesulitan, timnya siap saat harus memanÂfaatkan kesalahan lawan. "Kami tahu cepat atau lambat mereka akan melakukan sebuah kesalaÂhan dan kami menerkamnya," kata Di Francesco. ***
BERITA TERKAIT: