Dalam empat pertemuan sebeÂlumnya, Madrid selalu bisa menÂgalahkan Leganes. Itu termasuk dua kali di Copa del Rey, yakni dengan skor 4-3 lewat extra time di putaran tiga musim 2003/04 dan 2-1 di puÂtaran dua musim 2004/05.
Di La Liga musim lalu, Madrid juga mengalahkan Leganes kanÂdang (3-0) dan tandang (4-2). Berkaca pada rekor pertemuan tersebut, Madrid harusnya bisa meraih kemenangan pada leg pertama ini meski laga dimainkÂan di kandang lawan. Namun jika melihat performa, sepertiÂnya Madrid tidak bakal mudah melakukannya.
Dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi, Madrid hanya sekali menang. Sisanya mereka lalui dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan jeÂlang laga di Stadion Municipal de Butarque ini.
Dua kekalahan itu bahkan terasa sangat menyesakkan, karena merÂeka dapatkan di kandang sendiri, yakni 0-3 melawan sang rival abadi Barcelona dan 0-1 kontra Villarreal. Rentetan hasil negatif tersebut pun membuat pelatih Zinedine Zidane berada dalam tekanan yang cukup besar.
Di atas kertas, Madrid seÂharusnya mampu mengalahkan Leganes. Namun dengan kondisi psikologis tim yang sedang drop, semua bakal jadi lebih sulit.
Madrid juga perlu ingat satu hal. Leganes sampai di peremÂpat final setelah menyingkirkan Villarreal di babak sebelumnya. Itu menunjukkan kalau Madrid sama sekali tak bisa memandang anak-anak asuh Asier Garitano sebelah mata.
Madrid harus memberikan yang terbaik jika ingin lolos ke semifinal, terutama dalam situasi saat ini, di mana La Liga sepertinya sudah berada jauh di luar jangkauan mereka.
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tak ingin anak asuhnya terpengaruh oleh kabar miring dan kritik yang diarah publik paÂda Madrid. Zidane ingin pemain fokus bekerja untuk mendapat hasil lebih baik lagi.
Madrid saat ini memang seÂdang jadi sasaran kritik para pengamat sepakbola dan fans mereka. Hal ini tentu saja tidak lepas dari hasil buruk yang merÂeka rangkai dalam lima pertandÂingan terakhir. Madrid hanya sekali meraih tiga poin.
"Jangan dengarkan apa yang sudah mereka katakan. Semuanya akan berubah. Kami tidak pantas berada dalam kondisi yang sedang kami alami saat ini. Tapi, kami hanya perlu terus bekerja," ucap Zidane.
Sayangnya, Madrid tidak dapat terus-menerus memforsir tenaga megabintangnya Cristiano Ronaldo. Sementara waktu CR7 diistirahatkan agar dapat optimal di laga-laga Liga Premier.
Media di Spanyol, Marca, menyebutkan Sumber serupa menyebutkan bahwa Ronaldo baru akan diturunkan ketika Madrid bertemu lawan berat, seperti FC Barcelona, Atletico Madrid, atau Valencia.
Sudah empat partai dilewati Madrid di piala domestik musim ini, tetapi belum sekali pun Ronaldo terlibat. Musim lalu, kapten timnas Portugal itu cuma mencatatkan dua penampilan Copa del Rey.
Ia turun dalam leg pertama dan kedua perempat final kontra Celta Vigo. Laju El Real pun terhenti setelah kalah agregat 3-4. ***
BERITA TERKAIT: