James Pallotta terus memompa semangat Tim Serigala Ibukota demi gelar schudetto.
Roma baru saja dihajar Atletico 0-2 di Liga Champions. Performa tidak optimal seperti ketika tumÂbang di kota Madrid tak boleh terulang di kandang Genoa.
Yang paling penting, pasukan Eusebio Di Francesco harus segera memulihkan kepercayaan diri mereka.
"Kami masih dalam pacuan dan mungkin ini pertanda kami untuk menggulung lengan kami dan kembali berlari," kata pungÂgawa Roma, Radja Nainggolan
Pada giornata sebelumnya, Genoa mengalahkan Crotone 1-0. Kemenangan itu memutus streak tiga kekalahan berunÂtun mereka, tapi belum cukup untuk keluar dari zona merah. Meski berstatus tuan rumah, Genoa tetap underdog di hadaÂpan Roma.
Sementara, Presiden AS Roma, James Pallotta masih yaÂkin timnya bisa meraih Scudetto musim ini.
Di tangan pelatih baru, Giallorossi sempat memiliki awal yang mengecewakan. Namun perlahan tapi pasti, Di Francesco membawa Roma semakin konÂsisten dan hingga kini masih bersaing di empat besar.
AS Roma kini memiliki raihan 30 poin dari 12 pertandingan Serie A, mereka hanya tertinggal lima poin dari Napoli yang ada di puncak klasemen dan sudah memainkan satu laga lebih banÂyak dibandingkan Roma.
"Saya pikir dua tahun terakhir kami cukup baik. Kami semakin tangguh sebagai tim. Jadi apakah saya berpikir kami bisa juara? Ya," kata Pallotta.
Goran Pandev difavoritkan jaÂdi starter di barisan depan Genoa daripada Gianluca Lapadula.
Di kubu Roma, Alessandro Florenzi kondisinya cukup meragukan. Namun dia diyakini bisa fit tepat waktu untuk main sejak menit awal. Lini depan bakal diisi Edin Dzeko serta dua eks Genoa, Stephan El Shaarawy dan Diego Perotti.
Roma selalu menang dalam 12 laga tandang terakhirnya di Serie A. Roma juga selalu menang dalam enam pertemuan terakhir melawan Genoa, kandang mauÂpun tandang. ***
BERITA TERKAIT: