Sempat tertinggal lebih dulu usai dibobol Adel Taarabt di meÂnit keempat, Napoli membalas dengan tiga gol, dari sepasang gol Dries Mertens dan gol bunuh diri Ervin Zukanovic yang memÂbuat Napoli unggul nyaman 3-1 hingga menit 75. Tapi kemudian skuad besutan Maurizio Sarri itu kemasukan gol lain di menit ke- 76 oleh Armando Izzo.
Kesempatan Genoa menyeÂlamatkan poin muncul kemÂbali. Sayang hingga akhir gol penyama tak kunjung datang dalam laga di Stadion Luigi Ferraris itu.
Sarri menilai para pemainnya terlalu santai setelah unggul 3-1. Baginya ini jadi pelajaran penting untuk mentalitas para pemain.
"Menurut saya, kami meÂnampilkan performa berkualitas dalam hal mengumpan. Tapi kekecewaannya adalah kami tak mengunci laga yang sudah sangat kami dominasi, kemudian kebobolan sebuah gol untuk membuat laga kembali terbuka," ujar Sarri usai pertandingan.
"Kami tampil baik secara teknik, tapi dalam hal karakter ada banyak yang bisa dikejar dan mungkin kami mulai beristirahat sedikit terlalu dini. Saya tak merasa ini adalah isu kelelahan, karena kami sepenuhnya menÂgontrol," tambahnya.
Sarri melanjutkan di 15 meÂnit terakhir permainan Genoa meningkat. Sebaliknya Napoli merasa terlalu aman dengan keunggulan.
"Secara umum sulit buat tim manapun menang di Genoa. Takkan mudah untuk siapapun menang di sini dan dalam dua kunjungan terakhir saya dengan Napoli, kami berimbang. Kami sebenarnya sudah tampil baik untuk membalikkan keadaan dengan cepat usai tertinggal," tambahnya seperti dikutip Football Italia.
Dengan kemenangan ini, Napoli masih kukuh di puncak klasemen dengan nilai 28 dari 10 laga. Mereka unggul dua poin dari Inter Milan yang jadi pesaing terdekat. ***
BERITA TERKAIT: