Kemenangan 2-1 atas menjamu Udinese, akhir pekan lalu, menunjukkan kalau pasukan Montella mulai terbiasa dengan jadwal yang cukup padat seiring partisipasi mereka di Eropa dan pentas domestik.
Hasil itu sekaligus menjadi kemenangan kedua Milan seÂcara beruntun yang dibukukan Milan setelah kalah telak 1-4 dari Lazio di pekan ketiga Serie A. Sebelumnya, mereka juga menghajar Austria Vienna 5-1 di Liga Eropa.
"Tim ini memiliki karakter, tapi saya yakin itu akan menÂingkat lebih jauh. Kami juga tentu bisa mengatasi SPAL," kata Montella.
Start sempurna Milan di Serie A musim ini memang telah dihentikan Lazio. Usai menang atas Crotone dan Cagliari di dua laga pembuka, Milan dipermak Lazio 1-4 di Olimpico. Namun Milan bisa bangkit dan menÂcukur Austria Vienna di Liga Eropa.
Saat itu Montella menegasÂkan, Milan mengincar kemeÂnangan beruntun dalam dua laga kandang mereka, yakni melawan Udinese dan SPAL. Udinese sudah dikalahkan, dan sekarang mungkin giliran SPAL yang bakal jadi korban berikutnya.
Terakhir kali Milan bertemu SPAL di liga tertinggi Italia adaÂlah pada musim 1967/68.
SPAL merupakan tim promosi di Serie A musim ini.
Pasukan Leonardo Semplici itu sempat menampilkan start yang bagus dengan mengimÂbangi Lazio 0-0 di Olimpico dan menang 3-2 saat menjamu Udinese dalam dua laga pertama mereka. Namun yang terjadi kemudian adalah sebuah antiÂklimaks.
SPAL berturut-turut dipukul tuan rumah Inter Milan dan sang tamu Cagliari dengan skor identik 0-2 pada giornata 3 dan 4. Belum pulih dari keterpuruÂkan, SPAL sudah harus kembali tandang ke San Siro dan kali ini untuk menghadapi Milan. Luka Biancazzurri sepertinya bakal bertambah parah.
Permainan Milan membaik sejak ganti sistem menjadi tiga bek, jadi tak ada alasan bagi Montella untuk mengubah forÂmasi dalam waktu dekat.
Nikola Kalinic diprediksi bakal menempati posisi ujung tombak dengan dukungan Giacomo Bonaventura dan Suso, sedangkan Hakan Calhanoglu mungkin akan diistirahatkan.
Di kubu SPAL, ada tiga peÂmain yang absen akibat cedera. Mereka adalah gelandang seÂrang Luca Rizzo, striker Sergio Floccari dan kiper Alex Meret.
Barisan depannya bakal diÂisi dua bekas punggaw Milan, yakni Alberto Paloschi dan Marco Borriello. Mereka bakal jadi tumpuan timnya untuk coba membongkar lini belaÂkang Rossoneri yang digalang Leonardo Bonucci. ***
BERITA TERKAIT: