Adapun empat gol yang berÂsarang ke jala keduanya, masÂing-masing dicetak Eric Maxim Choupo-Moting di menit 43. Tak berselang lama, dua menit setelahÂnya Marcus Roshford sukses meÂnyamakan kedudukan. Di paruh kedua, Setan Merah membalikan skor lewat Romelu Lukaku di meÂnit 57. Namun kemenangan MU harus musnah berkat gol keduan Moting di menit 61.
Meski hanya bermain imbang, posisi MU tetap bertahan di punÂcak klasemen dengan torehan 10 poin. Sedangkan Stoke tertahan di posisi ke-10 dengan torehan lima poin.
Sejak paruh pertama,
The Red Devils sangat mendomiÂnasi pertandingan. Tercatat, penÂguasaan bola dari Juan Mata dan kawan-kawan mencapai 62 persen. Sedangkan tuan rumah hanya 28 persen. Tim tamu juga mencatatakan sebanyak 18 kali tembakan, delapan menemui sasaÂran. Sementara
The Toffes hanya mencatatakan 10 tembakan, dan lima kali menemui sasaran.
Hasil ini membuat coach Jose Mourinho geram dan merasa tidak puas dengan raihan satu poin. "Jujur saya tidak puas dengan raihan satu poin. Anda bayangkan saja berapa kali seÂharusnya kita bisa mencetak gol. Saya tidak terima dengan hasil akhirnya," tutur Mou sapaan Mourinho seperti dilansir dari laman berita
BBC. Pascapertandingan terdapat pemandangan unik yang memÂbuat publik bertanya-tanya. Tampak kedua pelatih tidak melangsungkan ritual jabat tanÂgan seperti umumnya seorang jururacik. Ketika awak media menanyakan hal demikian, eks pelatih Real Madrid itu hanya bisa bungkam seribu bahasa dan balik bertanya ke media. "Saya lebih memilih diam. Memang hal begitu merupakan kebiasaan yang buruk?" terang pelatih berÂpaspor Portugal itu.
Nampaknya pertanyaan warÂtawan membuat Mou naik pitam. Dirinya merasa wartawan meÂnyudutkannya, bahwa hal tersebut merupakan kesalahannya. ***
BERITA TERKAIT: