Ronaldo membandingkan perÂlakuan fans Madrid dengan fans Manchester United. Fans Setan Merah tidak pernah mengkritiknya hanya gara-gara bermain buruk dalam satu pertandingan.
Di Madrid, kata Ronaldo, hal paling menyakitkan adalah ketika pemain sudah memberikan usaha terbaik tetapi tetap dikritik keras karena hasil yang didapat tim tidak sesuai harapan. Meski sabar, kekasih Georgina Rodriguez itu tetap tidak menyukainya.
"Saya sebenarnya orang yang sangat sabar, tapi saya tidak menyukai perlakuan seperti itu. Di Manchester, hal seperti itu tidak pernah terjadi kepada saya," keluh Ronaldo.
Sementara itu manajer anyar Barcelona, Ernesto Valverde dikabarkan tidak segan menjual Neymar bila masih menggemari dunia malam.
Neymar belakangan ini menÂgalami penurunan performa yang cukup signifikan di Barcelona. Punggawa Timnas Brasil ini hanya mencetak 13 gol dan 11 assist di ajang La Liga musim ini.
Menurut laporan Diario Gol, Valverde sudah mengidentifikasikan alasan di balik penurunan performa Neymar. Bintang beruÂsia 25 tahun itu terlalu sering berhura-hura.
Neymar dikenal sangat menyukai kehidupan malam di Barcelona. Bahkan dia dikabarkan beberapa kali pulang ke Brasil pada pertengahan musim hanya untuk berpesta.
Atas laporan tersebut, Valverde mengingatkan Neymar, harus mengurangi kebiasaan buruk tersebut. Jika ia tidak mengindahkan peringatan ini, maka Valverde tidak akan segan mendeÂpaknya di bursa transfer nanti. Dia ingin menjadikan Barcelona sebagai klub yang lebih hebat lagi dari sebelumnya.
Dari sembilan musim terakhir di La Liga, Barca mengakhiri musim sebagai juara enam kali. Musim ini Barca gagal meraih gelar La Liga karena kalah berÂsaing dengan Real Madrid yang ditangani Zinedine Zidane.
Tantangan Valverde untuk mengantarkan Barca menantang gelar juara tentu saja akan lebih sulit musim depan. Namun, dia menyatakan kesiapannya.
"Kehormatan bisa datang di sini. Saya sangat tertantang menghadapi fase baru dalam karier saya ini. Saya ingin memÂbuat Barca lebih hebat lagi," kata Valverde.
Valverde pernah membela Barca sebagai pemain 'Dream Team' antara tahun 1988 hingga 1990 pada era mendiang Johan Cruyff. ***
BERITA TERKAIT: