Alex Noerdin Pimpin Indonesia di ISG 2017

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 07 Mei 2017, 18:24 WIB
Alex Noerdin Pimpin Indonesia di ISG 2017
Alex Noerdin/Net
RMOL. Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin Jadi Chief de Mission (CDM) Kontingen Indonesia pada Islamic Solidarity Games (ISG) 4 yang berlangsung di Baku Azerbaijan 12-22 Mei mendatang.

Ketua KOI Erick Thohir mengukuhkann secara resmi Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebagai ketua rombongan kontingen Indonesia.

Keberhasian serta pengalaman sebagai CDM bukan kali pertama bagi pelopor sekolah gratis dan berobat gratis ini, 2009 lalu, Alex Noerdin pernah memimpin kontingen Indonesia pada ajang SEA  Games di Laos, dilanjutkan menjadi CDM ISG 2017.

Alex merasa terhormat dan bangga dipilih menjadi CDM. Sebagai CDM, kata Alex, dia memiliki tanggung jawab lahir bathin terhadap kontingen Indonesia di level Internasional. Terlebih lagi, tahun depan Indonesia berperan sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games ke-18.

"Keberhasian Indonesia dalam ISG lll 2013 dengan membawa Indonesia menjadi juara umum prestasi ini harus di perjuangkan pada ajang ISG lV 2017 ini," ungkapnya.

Alex Noerdin berharap, para atlet, pelatih, official dapat bertanding dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi sportifitas untuk meraih prestasi yang dapat mengharumkan nama bangasa.

"Perhelatan Islamic Solidarity Games ini dapat menunjukan bahwa Negara Islam dapat rukun dan damai serta tidak ada kebencian," jelasnya.

Alex Noerdin mengajak semua pihak dapat berkontribusi dalam penyebarluasan dan perdamaian di dunia.

Pada ajang ISG 2017 di Baku-Azerbaijan, Indonesia diperkuat dengan 111 atlet, dan didampingi 69 oficial ( pelatih, manager, perwakilan KOI). Indonesia akan bertanding pada 13 cabor. Diantaranya basket, voli, menyelam, renang, atletik, para atletik, senam, yudo, menembak, karate, taekwondo, angkat beban, dan wushu. Rombongan pertama atlet Indonesia akan tiba di Baku pada 9 Mei 2017 dan akan singgah di wisma Indonesia, Baku.

Secara level, ajang ISG memang bukan merupakan kejuaraan utama seperti SEA Games, Asian Games, atau Olimpiade. Namun demikian, keikutsertaan Indonesia pada ajang ISG pernah menorehkan tinta emas, kala menjadi juara umum pada ISG 2013 di Palembang-Sumatera Selatan. Saat itu, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang 36 medali emas, 35 medali perak, dan 34 medali perunggu.

Menpora Imam Nahrawi secara resmi melepas kontingen Indonesia untuk ajang ISG 2017.

Dalam ISG 2017 Pemerintah melalui Kementrian pemuda dan olahraga sebelumnya  telah menganggarkan dana sebesar 10M rupiah. Sedangkan mekanisme untuk partisipasi Indonesia di gelaran Internasional tersebut berawal dari KOI. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA