Keduanya memikul tugas berat, harus bisa membawa Suzuki berada di rombongan depan. Bersaing dengan Yamaha, Honda dan Ducati.
Manajer Suzuki Ecstar, Davide Brivio, memastikan Iannone akan menjadi pebalap utama timnya, karena sudah lebih berpenÂgalaman dan berkembang daripada Rins
"Iannone akan menjadi pebalap top berpengalaman kami. Dia harus memimpin kami dalam hal pengembangan motor, setidaknya pada awalnya. Rins masih harus berkembang terlebih dahulu. Dia masih harus belajar sebanyak mungkin yang dia mampu," katanya.
Rins merupakan pebalap Moto2 yang pada dua musim lalu membalap bersama Tim Paginas Amarillas HP 40. Di Moto2 2016, pebalap berusia 20 tahun itu finis di posisi ketiga.
Brivio menjelaskan, timnya harus bisa memberikan paket lengkap bagi
The Maniac Joe â€"julukan Iannone. Brivio menilai, penting bagi timnya menyediakan motor yang sesuai dengan gaya balap pria asal Italia tersebut. "Saat ini kami harus memÂberikan motor sesuai dengan gaya balapnya," kata Brivio dikutip
Speedweek, kemarin.
Menurutnya, Iannone adalah pebalap yang luar biasa. Performa yang ditunjukkan dalam dua musim terakhir sudah membuktikanÂnya layak dikategorikan sebagai salah satu rider top MotoGP saat ini. Dengan kualitas yang dimiliki, Iannone diyakini Brivio bisa memberikan performa yang hebat untuk timnya. ***
BERITA TERKAIT: