Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Olah Raga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jabar Erry Sudrajat mengatakan, proses pembenahan lintasan sudah finis. Memang seÂmula lintasan sepatu roda Saparua akan menggunakan cat khusus seperti yang ada di lintasan sepatu roda Korea Selatan. Namun karena terkendala izin memasukan cat tersebut ke Indonesia, proses pengecatan pun diganti menjadi pengaspalan dengan sistem hotmix kelas satu. "Sekarang tinggal pembuatan garis lintasan. Kalau dipersentasekan, pengerjaan arena sudah sekitar 95 persen," katanya dikutip pikiran dari rakyat, kemarin.
Sebelum Proses pengsapalan dengan hotmix itu, kata Erry sebeÂlumnya sudah dikoordinasikan dengan PB Porserosi dan sudah mendapatkan persetujuan. "Kami juga sudah memberitahu daerah lain bahwa lintasan hanya dilakukan pengaspalan," katanya.
Selain lintasan sepatu roda Saparua, lintasan untuk nomor maraton yang akan menggunakan jalan menuju Stadion GBLA pun saat ini sedang diperbaiki. Nantinya, lintasan sepanjang 3.5 kilometer itu akan digunakan untuk nomor maraton 42 km. Dengan selesainya arena pertandingan sepatu roda, panitia pelakÂsana PON akan segera melakukan tes even yang akan diadakan tanggal 27-28 Agustus 2016.
Test even dilakukan untuk melihat kesipan panitia dan perangÂkat pertandingan juga bisa dibilang gladi resik sebelum PON nanti. "Di sepatu roda ini kami memakai alat-alat elektonik sehingga kami perlu untuk diujicobakan," katanya. ***
BERITA TERKAIT: