Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia, Ardiansyah Bakrie menjelaskan One Pride merupakan ajang kompetisi MMA terbesar di Indonesia dan telah berhasil meluncurkan program olahraga beladiri terbesar di dunia.
Menurutnya, seasion perdana One Pride telah sukses dan telah mencetak dua juara nasional One Pride Mixed. Dengan adanya penandatanganan ini, lanjut Ardi season kedua One Pride MMA akan lebih menarik
"Selain menampilkan partai pertahanan gelar, partai pilihan nantinya akan ada dua kelas yang berbeda sehingga pada akhir musim ke dua nanti, One Pride akan telah memiliki empat wight class dan juara pada masing-masing kelas tersebut," ujar Ardi dalam sambutannya di Restauran Aphrodite, Rasna Epicentrum, Jakarta Selatan, Sabtu (13/8).
Dia menambahkan, penambahan kelas di One Pride MMA memberikan kesempatan bagi atlet beladiri terbaik Indonesia untuk menunjukkan bakat dan keahliannya di area Octagon yang disiarkan secara nasional. Disamping itu, penandatangan kerjasama One Pride dengan SFC dapat mendorong pengembangan atlet lokal dan regional agar mampu bersaing dengan pertarungan di tingkat internasional.
"Langkah ini penting untuk pertumbuhan MMA di Indonesia dan One Pride berencana untuk terus memberikan kontribusi positif kepada industri olahraga Indonesia," tutup Aridi.
Penandatanganan MoU ini dihadiri CEO PT Merah putih Berkibar Fransino Tirta, Chairman of One Pride David Burke, Presiden Director SFC Arvind Lalwani dan Stephen Cranston.
[sam]