Penandantanganan dilakukan oleh Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan, Sanusi mewakili Kemenpora dan Sekjen Kwarnas, Rafli Effendi di ruang sidang lantai 3 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6) pagi. Turut menyaksikan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Bambang Trijoko dan Asdep Kewirausahaan Pemuda Ponijan.
"Dukungan ini ditujukan untuk kegiatan Jambore Nasional sesuai DIPA Kemenpora dukungan fasilitasi ini seluruhnya sebesar Rp 71 miliar," ucap Sanusi.
Diharapkannya bantuan ini dapat memperlancar kegiatan Jamnas yang menghadirkan 26 ribu peserta dalam dan luar negeri. Sanusi juga menyebutkan, sebagian dana itu nantinya untuk renovasi fisik seperti Mandi Cuci Kakus (MCK), air, listrik, poliklinik dan lain sebagainya.
Sementara itu, Rafli Effendi merasa bersyukur atas apa yang dilakukan Kwartir Nasional dan pemerintah melalui Kemenpora.
"Bantuan ini sudah siap digunakan, hari ini tanda tangan besok sudah mulai kerja, kami berharap Jambore yang sangat diidamkan seluruh pramuka penggalang di seluruh Indonesia ini berjalan lancar," kata Rafli.
Ia menambahkan, rencananya pertengahan bulan Juni Presiden Jokowi akan tinjau langsung kesiapan pelaksanaan Jambore Nasional. Selain itu turut diundang semua negara ASEAN dan beberapa negara Eropa.
Menurut Wakil Ketua Bidang Usaha Aset Gerakan Pramuka Fahmi Assegaf, Jamnas kali ini bertepatan dengan 55 tahun Hari Pramuka pada 14 Agustus 2016.
"Kwartir nasional nantinya akan memberikan penghargaan kepada pramuka teladan seperti penghargaan Lencana Melati oleh Presiden, Penghargaan Dharma Bhakti termasuk kepada kwartir daerah yang aktip memajukan pramuka di daerahnya baik Gubernur, Walikota dan Bupati," urai Fahmi
.[wid]
BERITA TERKAIT: