"Untuk atlet-atlet top unggulan kami upayakan mengikuti training camp di luar negeri. Sedangkan untuk atlet-atlet peringkat bawah kami terus mematangkan dengan persiapan di dalam negeri," ujar Raja.
Disinggung mengenai target di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 yang dijadwalkan 17-29 September nanti di Jawa Barat, dia mengatakan, 195 medali emas untuk kontingen DKI. Target 195 medali emas tersebut dihitung berdasarkan estimasi dari setiap cabang olahraga diluar nomor-nomor unggulan yang tidak dipertandingkan.
"Jika beberapa nomor unggulan DKI tidak dihapus oleh tuan rumah, maka jumlah medali emas yang kami bidik lebih dari kalkulasi itu," kata Eyi, panggilan akrab Raja.
Eyi menegaskan, kontingen DKI Jakarta tetap akan berjuang sekuat tenaga mempertahankan supremasi tertinggi olahraga nasional sebagai juara PON.
Bila estimasi 195 medali emas yang ditargetkan itu tercapat, plus ada 10 medali emas lainnya yang bisa diraih sebagai tambahan, maka DKI Jakarta akan keluar sebagai juara umum. Pasalnya, berdasarkan kulkulasi untuk tuan rumah, Jawa Barat diperkirakan akan merebut 203 medali emas dengan berbagai keuntungannya sebagai tuan rumah.
Eyi menambahkan, Kontingen DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk mempertahankan gelar juara umum PON meski dengan anggaran yang cukup minim.
PON XIX/2016 di Jawa Barat mengalami pengunduran jadwal dari 9-21 September menjadi 17-29 September 2016. Nantinya pada tanggal 17 Juni menjadi batas akhir penyerahan
entry by name.
[wid]
BERITA TERKAIT: