Duo Yamaha Beda Opini Soal Winglet

Minggu, 24 April 2016, 09:02 WIB
Duo Yamaha Beda Opini Soal Winglet
Valentino Rossi:net
rmol news logo Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi enggan memakai winglet atau sayap tambahan di motornya, karena dianggap biang kerok lambatnya Yamaha YZR M1 di sesi pertama latihan bebas.

Rider berjuluk The Doctor tampil kurang meya­kinkan saat latihan bebas hari pertama. Saat itu pebalap berkebangsaan Italia tersebut berada di urutan tiga, tapi di sesi selanjutnya dia harus puas turun dua baris.

"Pagi dan sore saya mengaspal tanpa winglet. Saya tahu semua manufaktur sedang berusaha untuk mendiskusikan apakah terus lanjut menggunakan winglet atau tidak. Tapi jujur, saya lebih memilih kami tidak menggunakan win­glet," kata Rossi dikutip Motorsport, kemarin.

Jorge Lorenzo mengambil keputusan yang berbeda dari Rossi. X Fuera justru senang menggunakan winglet, karena dianggap mampu meningkatkan performa motor saat melaju di lintasan. "Musim ini, winglet sedikit lebih besar memberikan Anda sedikit wheelie saat keluar dari tikungan. Dari sisi negatif, Anda kehilangan sedikit kece­patan saat lurus," katanya.

Saat ini, pihaknya akan menganalisis setiap situasi apakah bisa membalap terus dengan winglet atau tidak. "Saat ini, saya lebih memilih memakai winglet tapi lihat nanti. Saya merasakan beberapa keuntungan, tapi rekan setim saya tidak," jelasnya.

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) mengelu­arkan larangan terkait penggunaan sayap di Moto2 dan Moto3. Fungsi sayap sendiri adalah untuk meningkatkan downforce motor dan digunakan sebagai anti-wheelie.

Sehingga kondisi roda bagian depan terangkat saat pembalap memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Sejatinya, motor-motor di MotoGP pun sudah memiliki anti-wheelie sendiri dalam bentuk perang­kat elektronik. Sistem itu akan memangkas akselerasi motor. Jadi, penggunaan sayap adalah cara lain untuk meningkatkan anti-wheelie tanpa harus memangkas tenaga motor. Itu juga akan meningkatkan sistem pengereman. Namun, ada resiko yang harus ditanggung pembalap jika menggunakan sayap pada motornya.

Sebelum Rossi, pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, juga sudah melayangkan protes keras soal penggunaan sayap. Dia merasa peng­gunaan sayap menjadi ancaman saat terlibat insiden tabrakan dengan Andrea Dovizioso pada MotoGP Austin 2015. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA