Laga All Star sudah dimulai pada Jumat (12/2) malam. Laga Rising Star jadi pembukanya kala Tim AS yang diisi rookie dan Sophomore (pemain yang memasuki tahun keduanya di NBA) mengalahkan Tim Dunia dengan skor 157-154.
Kemarin All Star dilanjutkan kompetisi adu bakat antarpeÂbasket NBA, yang terdiri dari Slam Dunk Contest, 3-Point Contest, dan Skill Challenge. Kontes Slam Dunk adalah yang paling ditunggu-tunggu di setiap perhelatan All Star.
Kali ini dua jagoan yang beradu menjadi Raja Dunk adalah guard Minnesota Timberwolves, Zach LaVine, dan guard Orlando Magic Aaron Gordon. Keduanya terlibat dalam duel epik di final Slam Dunk Contest.
Saking ketatnya, keduanya harus meÂmainkan tie-breaker untuk menentukan siapa pemenangnya. Akhirnya LaVine tampil sebagai juara dunk untuk dua musim beruntun, setelah dia terbang dari garis free throw, memutar bola melewati kedua kakinya, dan menghujamnya ke dalam keranjang
Tanpa ragu, kelima juri yang diisi para eks pebasket top NBAtermasuk Shaquile O'Neal, memberikan nilai semÂpurna 50 atas aksi dunk-nya.
Sementara Gordon hanya dapat nilai 47 didunk keemÂpatnya. Dia melompat meleÂwati maskot yang memegang bola dan melakukan dunk 360 (melompat sembari memutar badan 360 derajat).
Sementara itu, dalam kontes tembakan tiga angka, Klay Thompson mengalahkan rekan setimnya di Golden State Warriors Stephen Curry. Total 27 poin dikumÂpulkan Thompson, sementara Curry hanya punya 23 angka dan gagal mengulangi suksesnya musim lalu.
Untuk kontes skill chalÂlenge, guard Wolves, Karl-Anthony Towns mengalahkan DeMarcus Cousins (Sacramento Kings) dan Isaiah Thomas (Boston Celtics).
Puncak NBA All-Star tentunya duel antara pemain terbaik dari Wilayah Barat dan Wilayah Timur yang digelar, Senin (15/2) pagi WIB. ***
BERITA TERKAIT: