Kejuaraan dunia tersebut akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, 22-28 Agustus 2016. Diperkirakan event itu akan diikuti 2.000 karateka dari 130 negara.
"Selain menjaga kepercayaan dunia, kejuaraan ini juga digelar sebagai bagian dari pembinaan prestasi karate di Indonesia. Apalagi, sebagian besar karateka Indonesia yang akan tampil dalam kejuaraan nanti merupakan karateka berprestasi international," ujar Presiden & Chief Instructor SKIF Indonesia Aldrin Tando.
Aldrin berharap, Indonesia bisa meraih dwi sukses seperti saat perhelatan kejuaraan dunia pada 2000, yakni sukses sebagai tuan rumah maupun dalam prestasi.
Pada penyelenggaraan SKIF VII 2000, tim Indonesia mampu merebut 5 medali emas, 2 perak, dan 9 perunggu atau berada di posisi kedua dunia di bawah Jepang yang merebut 9 emas, 7 perak, dan 13 perunggu.
Kejuaraan dunia karate SKIF ini menarik, karena akan diikuti dari kelompok umur 10 hingga 75 tahun. Mengingat banyak kelompok anak-anak dan veteran, menurut kebiasaan, mereka akan didampingi juga para keluarga dan handai taulan yang menjadi supporters. Diharapkan Kejuaraan Dunia SKIF XII ini dapat mendatangkan lebih dari 5000 orang dari mancanegara.
"Kami berharap bahwa Kejuaraan Dunia Karate SKIF XII ini akan menjadi event yang multifungsi. Meningkatkan prestasi atlit, menaikkan nama harum Indonesia secara international, dan mendatangkan devisa bagi Negara. Oleh karenanya, kami sangat berharap dukungan Pemerintah Pusat, Pemda DKI, PB Forki, media, dan pihak swasta," ujarnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: