"Seperti arahan bapak Menpora, Sepakbola adalah adalah alat pemersatu masyarakat, dengan adanya liga santri ini diharapkan terjalin silaturahim antar pesantren dan dalam rangka penjaringan bibit unggul atlet sepakbola dari kalangan santri," ujar Kepala Bidang Organisasi Menpora, Edi Nurinda dalam sambutannya.
Pertandingan perdana klub Ponpes Nurulis melawan klub Ponpes Al Anwar Blora cukup menarik. Sejak kick off dimulai Ponpes Nuris langsung melakukan penekanan. Tak heran jika pada menit tujuh, Ardiansyah (13) berhasil menjebol gawang klub Ponpes Al Anwar setelah berhasil memanfaatkan assist dari Alvino (9). Alvino sendiri melakukan gol pada menit ke 14 setelah berhasil melewati dua pemain PP Al Anwar, Zainal dan Andi.
Gelombang serangan terus dilakukan oleh tim asuhan Syamsul Arifin. Pada menit 28, Rahmat, pemain nomor punggung 10 berhasil melakukan gol setelah memanfatkan umpan silang dari Ifan. Tidak sampai disitu, tim pondok pesantren dari jawa timur itu terus menekan. Terbukti pemain nomor punggung 11, Moh Kefi berhasil membobol gawal Ponpes Al Anwar pada menit 37. Pada menit 40 klub Ponpe Nuris kembali melakukan gol lewat tendangan keras Ardiansyah sampai babak pertama selesai.
Setelah babak ke dua dimulai, permainan Ponpes Nuris langsung padu. Pada menit 48, Alvino kembali berhasil melakukan gol. Pada menit 52 klub Ponpes Nuris berhasil menambal gol lewat pemain nomor punggung 8, Budianto.
Klub Ponpes Al Anwar Blora tak mampu mengembangkan permainannya, serangan demi serangan terus dihadang oleh pemain belakang Nuris. Justru pada menit 67, Ifan berhasil menjebol gawang Al anwar.
Sampai pelut panjang berakhir, pertandingan yang dipimpin oleh wasit Nopendri, hasil gol tetap tidak berubah. Al Anwar Blora dibantai 8-0 oleh klub Nurul Islam Jember.
"Kami puas dengan kemenangan ini, hasil ini akan kami jadikan model pertandingan betikutnya, yang pasti target tim kami adalah juara," ungkap Syamsul Arifin.
[wid]
BERITA TERKAIT: