Rider berusia 22 tahun berÂhasil melibas empat sesi latiÂhan bebas, kualifikasi, hingga balapan dengan keluar sebagai yang tercepat.
"Anda harus mengkhawatÂirkan tentang Marquez dan tak boleh meremehkan dirinya sama sekali. Meski saat ini saya ungÂgul 65 angka darinya, Marquez tetaplah pembalap kuat. Ia bisa dengan mudah meraih kemeÂnangan, meski Yamaha tengah dalam performa terbaik," jelas Rossi seperti di
La Gazzeta dello Sport, kemarin.
Marquez juga sanggup ungÂgul enam detik dari Rossi yang harus puas finis di posisi tiga. Belum lagi, seri ke-10 MotoGPbakal digelar di Indianapolis yang notabene salah satu sirkuit favorit Marquez. Sejak 2011 (masih membalap di Moto2) hingga 2014, Marquez selalu naik podium.
Pada balapan sebelumnya di Belanda, Marquez juga menunÂjukkan penampilan sangat meyaÂkinkan meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Rossi dalam duel hingga tikunÂgan terakhir. Hasil dua race teraÂkhir disebut Rossi menunjukkan kalau Marquez memang masih sangat diwaspadai.
"Saya tahu pertarungan akan berat di paruh kedua musim dan kami tidak bisa membuat kesalahan bodoh dengan meluÂpakan Marquez. Saat ini masih cukup jauh selisihnya, tapi dia akan bertambah tangguh," ujar Rossi.
Kemenangan tersebut memÂbuat rider Honda asal Spanyol itu mengoleksi 114 poin, meÂmotong selisih angkanya dengan duo Yamaha di posisi teratas. Namun jaraknya masih terhitung lebar 65 poin dari Rossi dan 52 angka dari Lorenzo.
Dengan masih ada sembilan seri tersisa di musim ini, peluÂang Marquez mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan kemudian menyalip Rossi untuk merebut tempat teratas jelas masih terbuka lebar. Namun perjuangan itu juga tidak akan mudah jika mempertimÂbangkan Rossi selalu berhasil naik podium di seluruh balapan musim ini. ***
BERITA TERKAIT: