Ribuan massa itu berangkat sejak pukul 9 pagi tadi dari Markas Persebaya di Jalan Karanggayam sejak pukul 09.00 WIB. Mereka membawa sejumlah spanduk yang intinya menolak digelarnya KLB PSSI karena tidak mengakui legalitas Persebaya 1927.
Menurut salah satu koordinator Bonek Persebaya 1927, Siti Nasiyah, aksi ini demi mengawal keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Menpora yang melarang Persebaya dan Arema Cronus di QNB League.
Menyusul aksi massa ini, puluhan rumah dan ruko yang ada di dekat area JW terpaksa tutup guna mengantisipasi jika terjadi aksi anarkis selama demo berlangsung. Tak pelak, jalanan di area JW Marriott terlihat lengang dan hanya pendemo serta polisi yang ada di tengah jalan.
Mengutip dari
Beritajatim.Com, saat ini polisi telah memasang sejumlah barikade di depan Hotel JW Marriott. Sebanyak 700 personil kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan jalannya KLB PSSI.
"700 pesonil itu akan di sebar diberbagai titik, sedangkan di lokasi kongres terdapat 500 personil," kata Kasubbag Hummas Polrestabes Surabaya, Kompol Widjanarko, kemarin (Jumat, 17/4).
[wid]
BERITA TERKAIT: