Menurutnya, rekor tiga kali kemenangan beruntun di COTA tak memberi jaminan bisa berÂlanjut di balapan seri ketiga di sirkuit
Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, Ahad (19/4). Dia mengaku kesulitan mempelajari kondisi aspal "Agak sulit memprediksi karakter aspal di sana. Yang pasti lebih sulit ketimbang balapan sekarang, tapi kami akan mencoba tetap kuat sejak latihan bebas pertama," kata rider berjuluk
Baby Aliens ini dikutip
GPOne, kemarin.
Diungkapkan, kemenanÂgan di COTA memang sudah diprediksi, karena pada dua tahun lalu dia selalu berhasil menaklukan sirkuit itu.
Tahun lalu, Marquez harus berÂsusah payah memimpin balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Dia sempat terlemÂpar dari lima besar dan sempat merosot jauh pada awal balapan. Marquez akhirnya berhasil menuÂtup GP Argentina dengan finis pertama di depan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
"Itu memberikan saya penÂgalaman, agar sebaiknya saya memulai balapan dengan cara yang kompetitif sejak awal start."
Di GP Argentina nanti, Marquez mewaspadai dua rival tangguhnya, Valentino Rossi yang merebut podium teratas di Losail dan Andrea Dovizioso yang memenangkan dua poÂdium berturut-turut musim ini. "Keduanya mungkin akan memÂbuat perjalanan di Argentina semakin sulit," tutupnya. ***
BERITA TERKAIT: