Lolosnya adik kandung VeÂnus Williams itu ke final sudah cukup membuatnya kokoh di peringkat satu tenis dunia. SerÂena berhasil merebut tiket final setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat Madison Keys, kemarin. Kemenangan ini sekaligus membalaskan kekalahan sang kakak Venus yang dibekuk Keys di peremÂpat final.
Bertarung di Rod Laver, Melbourne Park. Serena meÂnang dua set langsung, 7-6(5), 6-2. Petenis yang sekarang berada di peringkat satu dunia itu tengah membidik rekor Grand Slam.
Ini merupakan final turnaÂmen Grand Slam ke-23 buat Serena, dengan catatan rekor menang-kalah 18-4. Jika meÂnang, Serena akan semakin mendekati rekor penyandang gelar juara turnamen Grand Slam terbanyak yang kini masih disandang petenis JerÂman, Steffi Graf, dengan 22 gelar juara. Di Australia TerÂbuka, Serena juga berambisi menambah rekor raihan gelar keenamnya setelah sukses menyabetnya pada 2003, 2005, 2007, 2009 dan 2010.
Namun, niat Serena namÂpaknya bakalan sulit, karena petenis Amerika itu harus berÂhadapan lebih dulu dengan petenis nomor dua dunia, MaÂria Sharapova di babak final.
Rekor pertemuan Serena dan Maria Sharapova hingga kini adalah 16-2, dengan SerÂena memenangi 15 pertemuan terakhir. "Semua orang memÂperkirakan saya akan menang. Namun, permainan Maria luar biasa,†kata Serena.
Petenis Rusia itu berhasil melangkah ke laga pamungÂkas setelah menumbangkan rekan senegaranya, Ekaterina Makarova 6-3,6-2.
Ini akan menjadi penampilan keempat Sharapova di final Australia Terbuka. SebelumÂnya dia berhasil menjuarai ajang tersebut pada tahun 2008, dan menjadi runner-up pada 2007 dan 2012.
"Ini sangat spesial. Anda bekerja sangat keras selama dua pekan ini dan berjuang melalui beberapa pertandingan sulit, dan bangkit dari ketertinggalan," kaÂtanya Sharapova dikutip
sportsÂmole.co.uk. ***
BERITA TERKAIT: