Indonesia Turunkan 3 Tim Tinju di Piala Presiden 2015

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 15 Januari 2015, 09:50 WIB
rmol news logo Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) akan menggelar kembali kejuaraan tinju internasional Piala Presiden ke 22 di Palembang, Sumatera Selatan 19-25 April mendatang. Indonesia bakal menurunkan tiga tim dalam event tersebut.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Reza Ali di Jakarta mengatakan, masing-masing tim beranggotakan tiga petinju sehingga total Indonesia akan tampil dengan kekuatan 36 atlet. Dari 11 petinju pelatnas sekarang, induk organisasi tinju tertinggi tanah air itu memanggil 25 nama lagi untuk menjalani sentralisasi. Tuan rumah akan mengirim tiga tim untuk bertanding di 12 kelas yang dipertandingkan.

Reza menambahkan, level tinju Indonesia meningkat dalam dua tahun belakangan. Meski di SEA Games XXVII/2013 dan Asian Games XVII/2014 gagal mendapat emas, namun kemampuan bertarung Julio Bria dan kawan-kawan maju pesat.

"Kita dipuji AIBA setelah kebangkitan para petinju kita. Karena itu di Piala Presiden ini kita target untuk pemanasan SEA Games XXVIII Singapura 2015," kata Reza, Kamis pagi (15/1).

Capaian empat perak dan empat perunggu di Myanmar dua tahun silam, menurut Reza harus ditebus tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP Pertina Martinez dos Santos menuturkan Piala Presiden XXII juga menjadi ajang seleksi SEA Games XXVIII Singapura. Sehingga 11 nama petinju yang saat ini ada di pelatnas jangan merasa aman lebih dahulu.

Kesebelas nama petinju pelatnas, tujuh putra dan empat putri, itu adalah Kornelis Kwangu Langu (49 kilogram putra), Julio Bria (52 kilogram putra), Aldom Suguro (52 kilogram putra), Rafli Langi (56 kilogram putra), Farrand Papendang (60 kilogram putra), Vinky Montolalu (64 kilogram putra) dan Kristianus Nong Sedo (75 kilogram putra).
Sedang untuk putri ada Beatrix Suguro (48 kilogram putri), Novita Sinadia (51 kilogram putri), Bertha (54 kilogram putri), dan Kristina Jembay (57 kilogram putri).

"Kita juga belum menentukan apakah 11 nama itu dijadikan satu tim atau seperti apa. Kita masih menunggu keputusan dari rapat internal lebih dahulu," ujar Martinez.[wid] 
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA