Kejuaraan nasional yang memperebutkan piala bergilir Wakil Presiden Jusuf Kalla dihadiri 110 atlet dari 21 provinsi dan mempertandingkan 30-35 kelas dari lima kategori yakni pra pemula, pemula, kadet, junior, dan senior serta U-19. Usai pembukaan langsung dipertandingkan kelas 48 kilogram putra.
Ramdhan Pomanto dalam sambutannya mengaku bangga kotanya menjadi tuan rumah seri pembuka olahraga Muaythai di Indonesia. Dia berharap ke depan, Makassar bisa menjadi pilihan utama bagi Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB.MI) untuk menggelar kejuaraan serupa.
"Saya merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah seri pertama. Kami antusias dengan gelaran ini. Saya berharap tak hanya tingkat nasional, tapi tingkat ASEAN dan kejuaraan dunia dapat digelar di Makassar," kata Ramdhan Pomanto.
Ramdhan juga berharap olahraga Muaythai bisa diterapkan di sekolah-sekolah demi mencari bibit potensial. "Olahraga Muaythai membutuhkan usia emas pada atletnya dan kalau memang bisa sekolah-sekolah bisa menjadi cara mencari bakat-bakat terpendam. Kami akan menghimbau sekolah-sekolah jika ini menjadi olahraga yang potensial," terang dia.
"Muaythai siap untuk di kembangkan di Makassar dari berbagai tingkatan pendidikan agar anak muda di punya arena menyalurkan semangatnya yang berkobar agar tidak terlampiaskan pada hal hal negatif," lanjut dia.
Sebelum pembukaan, Selasa (16/12) malam, Walikota Makassar menerima para peserta dan seluruh panitia dalam acara welcome party di rumah dinasnya.
Humas PB.MI, Heru Pujihartono, menjelaskan tidak semua pengprov bisa mengirim perwakilan karena terkendala transportasi. Namun, dia yakin dengan 21 Pengprov yang hadir, kejuaraan dapat berjalan lancar.
"Kita harus maklumi, transportasi ke Makassar tidak semua mudah bagi Pengprov. Hingga pembukaan sudah hadir 21 pengprov dan 110 atlet," terang dia.
Liga ini sebagai upaya PB.MI membangun olahraga beladiri itu menuju prestasi di Asian Games 2018.
"Ajang ini kami mengharapkan menjadi jalan agar Muaythai dapat dipertandingan di Asian Games 2018," tutup Heru.
[wid]
BERITA TERKAIT: