Dari sekian banyak petenis, Roger Federer lah yang paling berambisi merebut gelar DjoÂker. Saya kehilangan kesemÂpatan di Paris Masters. Kini keÂsempatan terakhir saya hanya di London,†kata Federer diÂkutip ATP.
Menanggapi pernyataan peÂtenis peringkat dua itu, Djoker dengan jumawa mengaku saÂma sekali tak merasa takut. SeÂmua berhasrat ingin meÂngalahkan saya terutama RoÂger. Tapi harus diingat saya mampu bermain di dalam dan luar lapangan,†ujar Djoker.
Sepanjang 27 pertandingan di ruang tertutup yang diikuÂtinya, Djokovic tak pernah terÂkalahkan. Rekor ini membuat lawan-lawannya termotivasi mengalahkannya.
Di sisi lain, petenis asal SerÂbia itu akan berlaga di O2 deÂngan motivasi berlebih agar biÂsa menutup seri turnamen tahun ini dengan kisah manis.
Pekan lalu, Djokovic berhasil memenangkan gelar Paris MasÂters ketiga kalinya setelah meÂngalahkan petenis muda KaÂnaÂda, Milos Raonic di final deÂngÂaÂn torehan 6-2 dan 6-3.
Djokovic dua kali keluar seÂbagai juara di final ATP tour yaÂitu pada 2012 setelah mengaÂlahkan Federer dan setahun keÂmudian berhasil mempertahanÂkan gelarnya dengan menyingÂkirkan Rafael Nadal di partai final. Kini, dia kembali akan memÂpertahankan di penghuÂjung tahun ini.
Saya sudah memiliki waktu mengisi ulang tenaga, memuÂlihkan rasa pegal, dan meluÂangkan waktu bersama keluarÂga (sebelum turnamen final ATP mulai akhir pekan ini).†***
BERITA TERKAIT: