Dengan kepengurusan yang baru Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB PERBAKIN) di bawah komando Bambang Trihatmodjo, cabang menembak diharapkan lebih maju dibanding tahun sebelumnya.
"Cabang menembak merupakan cabang olympic dan selalu dipertandingkan di berbagai multi-event nasional, ASEAN, Asian Games maupun Olimpiade. Melalui pembinaan atlet yang berkesinambungan, tidak menutup kemungkinan akan lahir atlet menembak yang handal di tahun mendatang,†jelasnya dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu pagi (6/9).
Menurut Tono banyak nomor yang dipertandingkan di olahraga menembak, bahkan bisa mencapai 36 nomor. Dengan begitu, peluang meraih medali emas di cabang menembak sangat besar bila penempaan atlet nasional benar-benar terprogram menuju Indonesia Emas.
"Atlet menembak nasional sebenarnya di Indonesia juga banyak, bahkan bisa diambil dari sektor kepolisian dan angkatan darat. Para petembak yang kini menjadi anggota polisi dan angkatan darat, laut, dan udara bisa dibina menjadi atlet nasional," tuturnya.
Tono menambahkan, pembinaan atlet olahraga menembak memiliki sedikit kendala terutama dalam persiapan peluru. Namun dengan kekompakan pengurus dalam melahirkan atlet nasional, pihaknya optimis semua permasalahan dapat diatasi, apalagi setelah adanya kerjasama dengan perusahaan peluru PT Pindad.
Sementara itu Bambang juga berharap cabang menembak difokuskan untuk meningkatkan prestasinya di SEA Games Singapura 2015. Paling tidak satu emas dapat dibawa pulang ke Indonesia.
"Menembak wajib menaikkan perolehan medali, paling tidak emas. Di SEA Games Myanmar 2013 Indonesia hanya mampu membawa pulang satu keping perak," tambah Bambang Trihatmojo didampingi wakil Ketua umum PB Perbaikin Yapto Suryosumarno.
PB Perbakin juga mendapat kepercayaan dari Federasi Olahraga Menembak Internasional (ISSF) menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia reaksi cepat. Diharapkan ajang ini terlaksana pada 2016.
"Untuk provinsinya sedang dicari. Kemungkinan Bali atau Jawa Timur yang akan jadi penyelenggara," kata Bambang.
[ald]
BERITA TERKAIT: