Rafiq Radinal, salah satu penggagas EO Equestrian Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin menjadikan polemik itu sebagai kendala dalam menjalankan program EO Equestrian Indonesia. Menurutnya, memajukan equestrian Indonesia adalah lebih penting daripada terus memicu polemik.
Ia yakin suatu saat polemik itu pasti ada muaranya. Dan ia juga meyakini bila seluruh masyarakat equestrian bersatu, seperti yang sekarang terjadi dalam wadah EO Equestrian Indonesia, akan ketahuan siapa yang benar dan siapa yang salah.
"Anda lihat di Nusantara Equestrian Championship 2014 ini, semua tergambar dengan sangat indah. Seluruh atlet potensial Indonesia bisa saling berkompetisi untuk memacu prestasi. Kami yakin bila kondisi ini terus terjadi, kemajuan dan prestasi tinggi equestrian Indonesia bakal menjadi kenyataan," ujar Rafiq di sela-sela kejuaraan Nusantara Equestrian Championship 2014 di Balaturangga Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD, Parongpong, Lembang, Jawa Barat, Minggu (22/6).
Rafiq melanjutkan, EO Equestrian Indonesia juga siap bekerja sama federasi nasional dan internasional dalam menyiapkan atlet equestrian Indonesia untuk event-event internasional.
"Tentu saja kami siap bekerja sama. Intinya tugas kami adalah melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet equestrian Indonesia," tambahnya.
Terkait persiapan atlet equstrian Indonesia ke Asian Games 2014, Rafiq enggan berkomentar banyak. Menurutnya, urusan Asian Games itu di luar jangkauannya.
"Target kami jangka panjang. Mungkin untuk Asian Games 2015 atau event-event internasional lainnya tahun depan. Tentu saja kami harus koordinasi dengan federasi nasional untuk melakukan hal itu," imbuh Rafiq yang juga bos Arthayasa Stable itu.
Sementara itu dua rider asal Bekasi, Ferry Sudarmadi dan Brayen-Brata Coolen mendominasi kelas
show jumping 110-115 kejuaraan equestrian yang menjadi ajang Pra Porda Jabar 2014 di Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD, Parongpong, Lembang, Jawa Barat. Kejuaraan itu juga menjadi bagian dari kejuaraan Nusantara Equestrian Championship 2014. Kejuaraan itu digelar oleh Denkavkud Pussenkav Kodiklat TNI AD bekerja sama dengan EO Equestrian Indonesia.
[wid]
BERITA TERKAIT: