Simon Dan Owi/Butet Rengkuh Gelar

Singapura Terbuka Super Series

Senin, 14 April 2014, 08:42 WIB
Simon Dan Owi/Butet Rengkuh Gelar
Simon Santoso
rmol news logo Tim bulutangkis Indonesia akhirnya sukses membawa dua gelar juara dari turnamen Singapura Terbuka Super Series. Gelar tersebut disumbangkan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Simon Santoso dari tunggal putra.

Keberhasilan Tantowi/Natsir merebut gwlar pertama bagi Indonesia setelah sukses mengatasi perlawanan rekan mereka di pelatnas, Riky Widianto/Richi Dili Puspita si partai final yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, kemarin siang WIB.

Dalam laga tersebut Tontowi/Liliyana nampak tidak kesulitan menaklukkan rekan senegaranya itu. Mereka menang mudah dua set langsung dengan skor 21-15, 22-20. Pertandingan itu sendiri memakan waktu 43 menit. Selama itu, Tontowi/Liliyana terlihat mendominasi permainan.

Di gim pertama mereka sempat unggul 9-5 dan 11-8. Namun, Riky/Richi mampu mengejar dan bahkan berbalik memimpin 13-12. Setelahnya, Riky/Richi tertahan di angka 13, sedangkan Tontowi/Liliyana terus mengumpulkan poin demi poin.
Tontowi/Liliyana akhirnya menyudahi gim ini dengan kemenangan 21-15.

Jalannya gim kedua tak jauh beda dengan gim pertama. Tontowi/Liliyana sempat unggul jauh 18-11, tapi Riky/Richi tak begitu saja menyerah dan bisa menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Saat poin-poin kritis ini, Tontowi/Liliyana lebih unggul dan akhirnya menang 22-20 setelah pengembalian Richi menyangkut di net.

Berkat kemenangan ini, Tontowi/Liliyana berhak atas hadiah sebesar 23.700 dollar AS (sekitar Rp 270 juta), sedangkan Riky/Richi menerima 11.400 dollar AS  (sekitar Rp 130 juta). Satu gelar lainnya disumbangkan Simon usai mengalahkan pebulutangkis no 1 dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei dengan dua gim langsung, 21-15, 21-10.

Kemenangan ini, tentu saja menjadi sangat istimewa bagi Simon. Pasalnya pada turnamen ini, Simon yang berperingkat 52 dunia, harus merangkak dari babak kualifikasi dan berhasil menyingkirkan lawan-lawannya yang merupakan pemain unggulan. Seperti unggulan lima dari Cina, Du Pengyu yang dikalahkan Simon di semifinal.

Selain itu, kemenangan ini Simon berhasil memperkecil rekor pertemuannya menjadi 2-9 dengan keunggulan Lee. Adapun itu, ini adalah gelar pertama Simon di Singapura Terbuka Super Series. Sinyal bagus untuk tim Piala Thomas Indonesia tahun ini karena PBSI sudah membuka pintu bagi Simon untuk bergabung. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA