Seperti diketahui sejak meninggalnya Jose Sulaiman Chagnon pada 16 Januari lalu, sementara ini badan tinju WBC dipimpin sekretaris eksekutif sekaligus putra mendiang, Mauricio Sulaiman.
Banyak memuji kepemimpinan Nauricio, karena tidak merusak stabilitas tinju dunia namun, badan tinju yang berpusat di Mexico City, Meksiko, itu punya peraturan dalam menentukan pengganti bos WBC.
“Komite Hukum memiliki prosedur tetap. Besok kita akan melaksanakan pemilihan presiden WBC,†kata Mauricio dikutip situs
wbc.com, kemarin.
Rencananya, WBC akan melakukan pemilihan presiden baru pada sore hari ini dan pemilihan akan ditentukan lewat voting dari 26 anggotanya, yang merupakan perwakilan dari 10 federasi dunia yang berafiliasi dengan WBC, ditambah enam wakil presiden. Presiden terpilih nanti harus mendapatkan 75 persen atau 19,5 suara dari 26 anggota. Proses pengambilan suara ini sendiri akan dilakukan secara terbuka.
Meski proses pemilihan belum berjalan, tapi banyak pihak internal sudah memprediksi jika Mauricio bakal menggantikan ayahnya sebagai Presiden WBC.
Saat kali pertama diangkat menjadi presiden pada 1975, almarhum Sulaiman saat itu memiliki usia yang sama dengan Mauricio saat ini 42 tahun.
Mauricio mengucapkan terima kasih jika banyak yang mengharapkannya memimpin WBC, tapi dia memilih bersikap merendah. Menurutnya, ada banyak orang lebih berkapasitas memimpin WBC seperti Kovid Bhakdibhumi, Rex Walker, Houcine Houichi, Charles Giles dan Bob Logist yang semuanya saat ini menjabat Wakil Presiden. ***
BERITA TERKAIT: