Pada laga itu Melo sukses melesakkan 35 poin, lebih sedikit ketimbang saat Knicks menumbangkan Charlotte Bobcats dengan mencetak 62 poin, Sabtu lalu.
Akan tetapi kali ini justru Melo kembali menunjukkan performa impresif.
Forward 29 tahun itu kembali jadi sorotan, berkat kontribusinya memberikan Lakers kekalahan ke-29 nya di musim ini.
Bermain di kandang, Melo menjadi mimpi buruk bagi Lakers. Langganan All Star itu menjadi aktor kemenangan Knicks saat pemain lain hanya mampu mencetak maksimal 20 angka. Raymond Felton membukukan 20 poin, Tim Hardaway Jr 18 poin dan J.R. Smith 16 poin, sedangkan Tyson Chandler mengemas 13 poin dan membukukan double double setelah mengoleksi 14 rebound.
“Mereka (rekan setim) melihat saya bermain ofensif dan mereka juga ingin menjadi bagian dari permainan,†ujar Melo merendah kepada NBA.
Sedangkan di kubu Lakers, anak-anak asuhan Mike D’Antoni sebenarnya tampil cukup baik di laga ini. Pau Gasol dan Jodie Meeks membawa Lakers memimpin perolehan angka di kuarter pertama dan tiga. Meeks memimpin dengan 24 poin, serta Gasol 20 poin dan 13
rebound.D’Antoni yang pernah melatih Melo saat meracik Knicks, mengatakan, kunci Lakers adalah mengetahui kapan pemain itu akan mencetak poin, tapi kenyataannya itu tak berfungsi sehingga timnya tetap kalah.
“Saya sudah mengintruksikan pemain (Lakers) menekan Anthony dan menghalau bola tembakannya, tapi ternyata itu belum bisa membawa kami menang,†sesalnya.
Dengan hasil ini, Lakers kian terpuruk di urutan empat divisi pasifik, atau urutan 13 dalam klasemen sementara wilayah barat. Sedangkan Knicks, menempati posisi tiga divisi atlantik, dan 10 untuk klasemen wilayah timur. ***
BERITA TERKAIT: