Pada pukul 10.00 WIB tadi, BNPB mencatat hulu Sungai Ciliwung di Katulampa terukur 150 cm atau Siaga 2. Naik 10 cm pada pukul 11.00 WIB. Di Depok tinggi muka air menyentuh 260 cm (Siaga 2) pada pukul 12.40 WIB.
"Sungai-sungai yang lain seperti Sungai Pesanggrahan, Cipinang Hulu, Pulogadung, dan Krukut masih normal (Siaga 4) sedangkan yang lain Siaga 3," papar Kepala Pusat, Data, Informasi dan Humas BPNB, Sutopo Purwo Nugroho melalui rilis elektroniknya, sore ini.
Menurut Sutopo, dengan naiknya status Siaga 2 di bagian hulu dan tengah Sungai Ciliwung yaitu di Katulampa dan Depok dapat berpotensi banjir di bantaran sungai kiri kanan Sungai Ciliwung yang meliputi Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.
BNPB pun mengimbau warga untuk selalu waspada banjir yang akan datang sekitar 6 jam kemudian.
Berikut kondisi tinggi muka air pada Jum'at (17/01) pukul 11.00 WIB berdasarkan pantauan Pusdalops BPBD DKI Jakarta:
Katulampa 160 cm/M (siaga 2);
Depok 230 cm/M (siaga 3);
Manggarai 740 cm/G (siaga 4);
Pesanggrahan 100 cm/M (siaga 4);
Angke Hulu 195 cm/M (siaga 3);
Cipinang Hulu 110 cm/M (siaga 4);
Sunter Hulu 65 cm/M (siaga 4);
Pulogadung 535 cm/M (siaga 4);
Karet 480 cm/M (siaga 3);
Waduk Pluit -65 cm/M;
Pasar Ikan 205 cm/M (siaga 4);
Krukut Hulu 80 cm/H (siaga 4)
Kenaikan tinggi muka air Sungai Ciliwung di Depok pada:
pkul 11.10 : 210 cm/M (siaga3)
Pkul 11.20 : 220 cm/M (siaga3)
Pkul 11.30 : 240 cm/M (siaga3)
Pkul 12.40 : 260 cm/M (siaga2)
Pkul 12.45 : 270 cm/M (siaga2)
"Potensi hujan masih berpeluang tinggi hingga besok," demikian Sutopo.
[wid]
BACA JUGA: