Namun realita di lapangan Waduk Melati belum disentuh sama sekali. Tak ada gelagat yang menunjukkan adanya proses pengerukan. Padahal kondisi waduk tersebut sudah kian memprihatinkan.
"Sekarang waduknya sudah dangkal banget, paling cuma 2-4 meter. Air sama lumpur, kebanyakan lumpurnya," kata Amim (56), warga Dukuh Pinggir I RT 02 RW 05 Kebon Melati, Jakpus, Selasa (5/11).
Terlebih saat musim kemarau tiba. Waduk Melati menebar aroma busuk yang menyengat hidung.
Amin yang tinggal tak jauh dari lokasi menuturkan, sepengetahuan dirinya waduk tersebut sudah tak pernah dikeruk lagi sejak tahun 1941. Bahkan tak pernah dilihatnya ada alat berat maupun eskavator yang bekerja mengeruk sampah ataupun lumpur di area tersebut.
Jika pun ada, itu dari Dinas Kebersihan DKI yang selama dua bulan terakhir terus mengeruk sampah yang mengendap. Sementara dari Dinas Pekerjaan Umum hanya mengoperasikan dua pompa di lokasi. Sehingga tak mengherankan jika banjir terus menggenangi area pemukiman di sekitar Waduk Melati.
Hal senada juga dikemukakan Ketua RW 05, Syarifudin.
Â
"Buktinya sampai sekarang belum diapa-apain, belum dikeruk tuh waduk. Belum ada perubahan, baru bersih sedikit doang," ujarnya dengan kecewa.
[wid]Â
BACA JUGA: