"Jika melihat data ini ada dua persepsi positif dan negatif," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).
Masuk kategori positif, lanjut pria yang akrab disapa Ahok ini, bila semakin banyak masyarakat sadar dan bersedia periksa diri sejak dini ke rumah sakit. Kendati diakuinya masih banyak masyarakat yang tak menyadari bahaya penularan HIV/AIDS. Khususnya, bagi kalangan bawah.
"Sekedar pakai kondom saja baik pekerja seksnya maupun pelanggannya sama-sama tidak mau," ucapnya bernada kesal.
Ahok menerangkan, penyebab utama penularan penyakit HIV AIDS karena perilaku seks sembarangan tanpa alat pengaman.
Lebih mengkuatirkan lagi bila lelaki yang terkena HIV/AIDS sudah berkeluarga. Jika dia menularkan HIV ke istri yang tengah hamil, lanjut Ahok, maka kemungkinan besar anak yang dikandungnya pun akan terinfeksi virus ini.
Untuk diketahui tahun 2009 ada 9.801 kasus HIV dan 2.828 kasus AIDS. Kemudian meningkat 2010 menjadi 14.987 kasus untuk HIV dan 3.995 kasus AIDS. Dan di tahun 2011 18.999 orang positif terkena HIV dan 5.117 terkena AIDS. Sedangkan tahun 2012 ada 20.775 orang terkena HIV dan 5.118 terkena kasus AIDS.
[wid]
BACA JUGA: