Ahok: Kalau Mampu Nyicil Rumah, Enggak Layak Tinggal Di Rusun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 25 September 2013, 11:48 WIB
Ahok: Kalau Mampu <i>Nyicil</i> Rumah, <i>Enggak</i> Layak Tinggal Di Rusun
ahok/net
rmol news logo Pemprov DKI Jakarta sudah mendengar penolakan pengundian Rumah Susun (Rusun) Pinus Elok yang dilakukan oleh 200-an warga yang tinggal di Waduk Ria Rio Jakarta Timur.

"Saya dapat laporan kalau warga Ria Rio tidak mau tinggal di Rusun karena mereka mampu menyicil rumah di BTN," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).

Dengan demikian, lanjutnya, warga yang merasa mampu menyicil rumah otomatis tidak berhak tinggal di rusun. Karena rusun diperuntukkan bagi mereka yang kurang mampu. "Kalau mereka mampu nyicil rumah, kan mereka enggak layak tinggal di Rusun. Memang bukan orang tidak mampu kok mereka," ujarnya.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Ahok menyerahkan sepenuhnya ke tangan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Ahok yakin warga sebenarnya tidak ingin pindah dari bantaran waduk. Hanya saja mereka mencari-cari celah alasan untuk bisa tetap tinggal di area resapan air tersebut.

"Ini orang keliatannya enggak mau keluar dari Ria Rio. Aku suruh Pak Gubernur saja deh yang ngurus. Aku enggak sabar. Nanti salah ngomong lagi. Kalau Pak Gubernur kan ngomongnya lebih halus," kata Ahok sembari tersenyum. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA