"Sekarang ini kita mulai pembangunan rusun-rusun di Jakarta dalam jumlah yang besar dan setiap tahun targetnya berbeda-beda, sehingga kebutuhan seluruh masyarakat akan tempat tinggal benar-benar terpenuhi," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Jumat (20/9).
Kendati demikian, Jokowi enggan membeberkan siapa saja yang berhak menempati ketiga rusunawa tersebut.
"Siapa saja yang bisa menempatinya tidak bisa saya kasih tahu dulu, yang penting kita siapkan dulu rusunnya. Saya tidak ingin hanya memindahkan satu atau dua orang, tapi satu kampung langsung saya bedol," ujar Jokowi.
Sebagai tempat tinggal, rusunawa itu nantinya bisa dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), ruang publik, ruang interaksi masyarakat serta ruang rekreasi masyarakat. Pemprov berencana melengkapi area rusunawa dengan berbagai fasilitas seeprti puskesmas, sekolah, pasar, tempat ibadah, lapangan bermain, tempat pembuangan sampah dan rumah pompa.
"Pokoknya, akan kita jadikan rusun terpadu," tutur Jokowi menjanjikan.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI, Jonathan Pasodung menyebutkan bahwa ada dua blok rusun yang akan dibangun di Pulo Gebang. Pihaknya menargetkan tiga proyek rusunawa ini rampung pada April 2014.
[wid]
BACA JUGA: