Ketergantungan tim nasional Portugal pada CR7 nampak begitu kontras, dominasi sang kapten sebagai sumber gol utama belum tergantikan. Padahal pada laga persahabatan ini, Brazil juga turun tanpa diperkuat oleh sejumlah pemain potensial seperti Dani Alves, Hulk, dan juga Marcelo.
Performa tim samba tidak surut. Gol-gol tetap mampu di telurkan melalui tendangan Thiago Silva, Neymar, dan Jo. Skuad Brazil mampu dengan cepat mengejar ketertinggalan mereka setelah sempat di tinggal gol Raul Meirelles pada menit ke 18.
Setelah Pasukan Paulo Bento unggul terlebih dahulu dengan memanfaatkan backpass sembrono dari Maicon, Meireles mampu Julio Cesar penjaga gawang Brazil, Thiago Silva pada menit ke 24 langsung menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan tendangan sudut dari Neymar di menit ke 24. Hanya 10 menit berselang, Neymar kembali menghadirkan gol yang mengejutkan dengan solo run yang menembus pertahanan lawan. Brazil berhasil unggul 2-1 atas Portugal sampai turun minum di babak pertama.
Pada babak kedua, tak butuh waktu lama tim kuat eropa kembali kebobolan gol ketiga melalui kaki Jo. Striker Atletico Mineiro yang menyambar umpan matang dari Maxwell. Setelah gol ketiga, Brazil dan Portugal tampak menurunkan tempo permainan dan melakukan banyak pergantian untuk menjajal penampilan para pemain pelapis.
“Saya belum puas walau kami menang. Saya masih akan melakukan eksperimen lagi dengan memainkan pemain-pemain baru di ujicoba-ujicoba mendatang. Semoga saya bisa menemukan komposisi pas sebelum putaran final Piala Dunia tahun depan,†kata pelatih Brazil Felipe Scolari. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: