"Kami menilai komponen kebutuhan hidup layak terus naik," kata Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhamad Rusdi saat berdialog dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).
Rusdi juga memaparkan, hingga kini Pemprov DKI hanya mencantumkan 60 komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Sementara standar KHL khusus di ibukota telah mencapai 84 item. Termasuk di dalamnya nilai transportasi dan tempat tinggal yang mendapatkan peringkat pertama kenaikan harga.
"Sewa kamar saja per bulan paling murah Rp 500 ribu," paparnya.
Pertemuan yang diwakili oleh belasan buruh tersebut juga membahas laju inflasi di DKI. Di mana pemerintah selama ini hanya menggantungkan kenaikan upah berdasarkan inflasi semata. Padahal, menurut Rusdi hitungan nilai di pasaran lebih besar dari laju inflasi.
Bila mengikuti laju inflasi berdasarkan keinginan pemerintah, maka UMP saat ini tidak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari mengingat standar hidup di Jakarta sangat tinggi.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Forum Buruh DKI , Muhammad Toha. Dia menuntut agar wagub segera merealisasikan janjinya untuk menaikkan upah buruh.
"Dulu Pak Wakil pernah menyampaikan bahwa idealnya gaji buruh DKI Rp 3,5 juta," katanya.
[wid]
BACA JUGA: