Casillas Aman Di Tangan Carletto?

Senin, 01 Juli 2013, 08:54 WIB
Casillas Aman Di Tangan Carletto?
Iker Casillas
rmol news logo Kiper sekaligus kapten Real Madrid, Iker Casillas secara jiwa besar mengakui bahwa kiper cadangan, Diego Lopez memiliki performa yang luar biasa musim lalu dan menyatakan tidak keberatan jika posisinya di bawah mistar gawang digantikan.

“Diego adalah sosok yang fantastis dan penjaga gawang yang hebat. Dia bermain luar biasa dan berhak untuk terus mendapatkan kesempatan bermain. Diego menjalani musim yang brilian,” ungkap Casillas kepada Radio Marca.

Sementara pelatih baru Madrid, Carlo Ancelotti mengatakan, siapapun yang bermain dengan baik, bisa dimainkan sebagai pemain utama. Jelas itu menjadi sinyal tersendiri bagi kiper berusia 32 tahun itu untuk memperbaiki performanya.

“Casillas adalah pemain hebat, dan dirinya pernah memenangkan banyak gelar bersama Madrid. Akan tetapi di dalam sepak bola ada aturan, yaitu mereka yang layak akan dimainkan. Itu berlaku kepada semua pemain,” jelas Ancelotti di ESPN.

Lebih lanjut, kapten Los Blancos tersebut menyatakan bahwa dirinya akan berusaha sebisa mungkin untuk menghindari konflik internal dalam klub dan menerima apapun keputusan pelatih. “Saya tak pernah ingin menimbulkan masalah. Saya belajar tentang kesabaran sejak kecil. Saya harus menunggu dan terus berusaha keras untuk memenangkan kembali posisi inti,” kata Santo Iker.

Sekedar catatan, Casillas mulai kehilangan tempat utama di Madrid sejak mengalami cedera tangan pada bulan Januari silam. Setelah Casillas pulih, Jose Mourinho yang saat itu masih melatih Los Blancos lebih mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Diego Lopez yang memang bermain cemerlang, padahal ketika itu Casillas masih menjadi kapten El Real.

“Saya mencoba untuk memuihkan diri dari cedera dan orang lain mengatakan bermacam-macam hal tentang saya. Jika ini terjadi pada saat saya berusia 20 tahun, saya akan menganggapnya sebagai masalah. Tapi saat ini saya adalah seorang kapten,” ujar Casillas kepada Radio Marca dan dikutip Football Espana.

Mengenai hal itu, Casillas sempat berpikir untuk meninggalkan klub jika terus-menerus dibangkucadangkan. Namun hal itu diharapkan sirna, menyusul kepergian Mou ke Chelsea musim depan. Lebih menyakitkan lagi, The Special One pergi tanpa meninggalkan gelar satu pun kepada Madrid.

“Ada waktu-waktu saya berpikir untuk meninggalkan Madrid, saat hari sedang buruk. Anda berpikir kalau hal terbaik yang bisa dilakukan adalah pergi, tapi saya senang berada di sini dan memilih untuk tidak bicara demi kebaikan klub,” terangnya.

“Ini adalah tahun terburuk sepanjang hidup saya, karena sangat sulit rasanya absen empat bulan setelah terus bermain sepanjang 14 tahun. Apa yang paling menyakitkan adalah kami tidak meraih apapun,” sambung Casillas. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA