Paulinho Jadi Pahlawan

Brazil vs Uruguay 2-1

Jumat, 28 Juni 2013, 09:14 WIB
Paulinho Jadi Pahlawan
Paulinho
rmol news logo Kekalahan Uruguay ini seharusnya bisa dihindari, setelah David Luiz melakukan pelanggaran pada Diego Lugano di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih, sialnya Diego Forlan yang menjadi algojo gagal mengeksekusinya, karena kiper Julio Cesar mampu membaca tendangan pemain 34 tahun itu dan menepisnya.

 Beberapa menit kemudian, Brazil kembali tampil lebih dominan. Akan tetapi pertandingan berjalan cukup alot, meskipun Selecao lebih unggul dalam penguasaan bola 67 banding 33 persen, tapi kedua tim saling membuka peluang dan banyak bermain di lini belakang lawan.

Akhirnya, Fred mampu memecah kebuntuan. Setelah 43 menit tertahan imbang tanpa gol, dia berhasil menyambar bola rebound hasil tendangan Neymar dan membuat seisi stadion bergemuruh. Skor 1-0 untuk Brazil, hingga peluit turun minum berbunyi.

Ketika paruh kedua baru berjalan dua menit, publik Brazil sempat terhenyak. Ketika sepakan kaki kiri Edinson Cavani, tidak mampu dihalau Cesar dan berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Tidak lama kemudian, kubu Felipe Scolari melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor dengan menarik Hulk keluar dan memasukkan Bernard.

 Jual beli serangan pun dimulai, berawal dari tendangan bebas Forlan yang berhasil ditanduk oleh Suarez namun gagal menemukan jala Cesar. Gantian Fred yang mengadu kepalanya dengan bola, namun sayang masih melintas tipis di atas mistar gawang Uruguay yang dihuni Muslera.

 Akhirnya melalui tendangan sudut, Paulinho mampu menanduknya dan merobek jala Muslera. Sekaligus menciptakan gol penentu kemenangan Brazil, setelah menggandakan keunggulan menjadi 2-1 tiga menit sebelum peluit panjang ditiup.

 Menurut pemain belakang Selecao, Marcelo. Pertandingan ini telah membuat timnya belajar, bagaimana untuk mendapatkan sesuatu dengan susah payah. “Tim ini terus belajar di setiap pertandingan, dan hari ini kami telah belajar untuk menderita sebelum akhirnya mendapatkan apa yang anda inginkan dalam sepak bola,” ungkapnya kepada laman Fifa.com.

 Sedangkan pelatih Uruguay, Oscar Tabarez mengatakan, seharusnya pertandingan kemarin menjadi miliknya, jika saja anak asuhnya mampu melemahkan Brazil melalui tendangan penalti. “Saya tidak ingin membicarakan tentang jika dan tapi, yang bisa saya katakan saat ini adalah kami gagal memberi tembakan di lengan Brazil dan membuatnya lemah, ketika gagal mengeksekusi tendangan penalti,” pungkas Tabarez. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA