"Bukan kami yang minta loh. Nanti kami dibilang mau caplok sekolah swasta lagi," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta (11/6).
Menurut Jokowi, mekanisme pengambilan sekolah swasta tersebut tidak boleh inisiatif dari Pemprov DKI. Namun sekolah itu sendiri yang menyerahkan.
"Itu mekanismenya, harus mereka yang menawarkan," terangnya lagi.
Jokowi menjelaskan, tujuan dari langkah ini semata-mata untuk menolong siswa-siswa yang masih terdaftar di sekolah swasta tersebut. Pihaknya hanya kuatir nasib para siswa terbengkalai jika sekolah tak mampu lagi beroperasi. Padahal, pihak sekolah harus bertanggung jawab terhadap siswanya. Jadi, satu-satunya cara untuk menyelamatkan para siswa tersebut yakni dengan mengambil alih sekolahnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BACA JUGA: