Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya, Agustina Basik Basik, menaruh perhatian khusus. Legislator dari Papua ini meminta para suporter menonton pertandingan sepakbola itu dengan sikap dewasa.
"Menjelang laga nanti sore, kabar yang saya dapat tidak enak. Kemarin ada pertanyaan kenapa suporter Persipura tidak boleh datang ke GBK. Namun sekarang sudah boleh" ujarnya, di sela rapat dengar pendapat, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6).
Anggota Komisi II DPR ini meminta barisan suporter, yang sudah pasti akan didominasi massa Persija, diberi perhatian khusus agar tidak meneriakkan kata-kata yang menyinggung perasaan para pemain dari Persipura Jayapura.
"Persipura ini sering kali mau main di mana saja suka dikatai, dimaki-maki, dihina-hina dengan kata-kata yang tidak pantas" sambungnya.
Kata-kata yang diteriakkan suporter ini, menurut Agustina, berbentuk makian rasisme, hinaan hingga menyebut nama hewan tertentu.
"Tolonglah diperhatikan karena walaupun kecil, ini memicu dampak yang besar pada warga Jayapura. Ini akan diingat-ingat oleh orang yang dikata-katai itu," terangnya
Agustina juga berharap agar laga antara Persipura dan Persija fair. Semoga juga pertandingan itu betul-betul dimainkan pemain-pemain yang berkualitas.
"Jadi kita tidak usah impor pemain dari luar lagi. Semoga fairplay, apapun hasilnya," tandasnya.
Hingga saat ini, Persipura alias tim Mutiara Hitam menjadi satu-satunya tim ISL yang belum terkalahkan dari total 22 pertandingan. Anak-anak asuhan, Jacksen F Tiago, itu bertengger di puncak klasemen sementara ISL dengan poin 54.
[ald]
BERITA TERKAIT: