“Saya ingin mengulangi prestasi saya ketika menjuarai GP Kanada pada tahun 2005,†katanya seperti dilansir Autosport, kemarin.
Menurut pebalap berjuluk “Ice Man†itu, untuk mengulangi hal tersebut, semua persiapan jelang balapan harus maksimal. Seperti mobil yang baik dan strategi yang mujarab.
“Saya pernah menang di sana, dan ini modal baik. Namun saya juga kerap mendapat hasil buruk. Cuaca di sana sering berubah-ubah, dan terkadang ban tidak cocok dengan kondisi lintasan. Saya menyukai karakter stop and go yang dimiliki Montreal. Bagi kami, sangat penting meraih hasil baik di sesi kualifikasi,’
Raikkonen mengaku sudah melupakan insiden yang menimpanya pada balapan seri GP F1 Monaco, pekan lalu. Pebalap asal Finlandia memilih fokus menghadapi serie balapan di GP Kanada.
Pada balapan di sirkuit Monte Carlo itu Raikkonen harus terlibat insiden dengan Sergio Perez. Di mana pembalap McLaren tersebut tampil cukup agresif demi meraih posisi kelima dalam balapan tersebut.
Akibat aksinya tersebut, mobil Raikkonen yang berada di depannya harus mengalami kerusakan. Alhasil, Raikkonen yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara harus kehilangan poin dari balapan seri Monaco tersebut.
Kini Raikkonen hanya fokus mencari poin demi mengejar ketertinggalan 21 poin dari Sebastian Vettel yang berada di puncak klasemen sementara saat ini.
“Tidak ada yang ingin kehilangan begitu banyak poin, ketika tindakan pengemudi lain terlalu agresif. Tapi di atas kertas Monaco hanyalah tinggal kenangan dan saya siap untuk menjalani balapan di Kanada.†[Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: