Joko Widodo Sesalkan Warga dan DPRD Kurang Pahami KJS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 30 Mei 2013, 18:51 WIB
Joko Widodo Sesalkan Warga dan DPRD Kurang Pahami KJS
JOKO WIDODO/IST
rmol news logo Gubernur Joko Widodo sepertinya tak merasa terganggu dengan keikutsertaan anggota DPRD dalam aksi menolak program Kartu Jakarta Sehat (KJS) di depan kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, siang tadi.  

"Ya bagus dong. Ikut demo kan bagus," ujar gubernur yang disapa akrab Jokowi itu sembari terkekeh kepada wartawan, Kamis (30/5).

Anggota DPRD DKI dimaksud adalah Taufiqurrahman, yang juga motor penggerak hak interpelasi KJS yang hangat diperbincangkan belakangan ini. Taufik bukan hanya berdiri di barisan para pendemo, ia juga ikut berorasi menyindir program unggulan Pemimpin Jakarta Baru tersebut. Para pendemo seperti diberitakan, mendesak agar gubernur menghentikan kerja sama dengan pihak swasta dalam program KJS karena dinilai sama saja meliberalisasi sektor kesehatan.
 
Jokowi memandang, permintaan para demonstran untuk tidak menyerahkan KJS kepada pihak swasta yakni PT Askes, tidak beralasan. Apalagi mengingat preminya akan dikelola oleh Pemprov DKI. Sedangkan PT Askes hanya merupakan pendamping pelaksanaan program ini.

"Uangnya kita kelola sendiri, Bukan oleh Askes. Askes hanya mendampingi kita. Bukan lain-lain," tekan Jokowi kata Jokowi di Balaikota.

Ia pun kembali menegaskan bahwa Pemprov tidak membayar premi apapun ke PT Askes. Pelaksana di lapangan nantinya diserahkan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena Jakarta adalah daerah uji coba. Sayangnya, hal ini kurang dipahami masyarakat dan DPRD DKI.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA