Wahyu terkena sabetan celurit di bagian punggung sebelah kirinya saat terjadi tawuran dengan pelajar SMK 53 atau Satoe DKI di Jalan Daan Mogot Pasari, Jakarta Barat. Panjang luka menganga sekitar 15-20 cm. Korban yang mengalami pendarahan serius tersebut sempat menjalani perawatan intensif selama satu jam di RSUD Cengkareng namun tidak terselamatkan.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Khoiri kepada
Rakyat Merdeka Online, mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan.
Sebelumnya, Khoiri mengatakan, kejadian nahas itu diketahuinya dari pihak rumah sakit pada pukul 17.00 WIB. Sebanyak 21 pelajar dari SMKN 35 dan SMKN 53 telah diminta keterangannya. Selain itu juga diperiksa beberapa warga yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui lebih lanjut pelaku pembacokan.
"Kami belum menahan pelaku pembacokan tersebut," ujar AKP Khoiri.
Kejadian bermula saat sekelompok siswa SMKN 35 di dalam Metromini melintas di Pasar Daan Mogot. Mereka kemudian dihadang oleh siswa SMK 53 dan tawuran pun pecah.
[wid]
BACA JUGA: