Penantian 81 Tahun Wigan Berakhir

Piala FA

Senin, 13 Mei 2013, 08:36 WIB
Penantian 81 Tahun Wigan Berakhir
Wigan Athletic juara Piala FA
rmol news logo Wigan Athletic telah menorehkan sejarah untuk pertama kalinya menjadi juara Piala FA. Prestasi itu dicapai dengan mengalahkan Manchester City 1-0 (0-0) dalam laga final di Wembley, dini hari kemarin (12/5) WIB.

Keberhasilan membungkam City tentu saja di luar prediksi. The Citizens, juara liga musim lalu dan pemenang Piala FA dua tahun silam, lebih dijagokan untuk tampil sebagai juara. Apalagi rekor mereka menghadapi Wigan terbilang superior. Gol tunggal di menit-menit akhir pertandingan yang dihasilkan Ben Watsonmemastikan klub yang dibelanya, The Latics (julukan Wigan Athletic) mencatat sejarah dengan merengkuh trofi besar pertamanya sejak mereka berdiri 81 tahun silam.

Terbentuk di tahun 1932, Wigan baru bisa mencapai level Premier League di musim 2005/2006, setelah di musim sebelumnya finis di peringkat kedua di divisi dua (saat itu masih bernama Football League). Di musim itu pula mereka berhasil lolos ke final Piala Liga, sebelum menyerah 0-4 dari Manchester United. Total, dari tujuh pertandingannya di Piala FA musim ini, mereka hanya kebobolan dua. Wigan pun menjadi klub ke-43 yang pernah menjuarai turnamen ini, sedangkan pelatih Roberto Martinez menjadi orang Spanyol kedua yang pernah memenangi Piala FA sebagai manajer, setelah Rafael Benitez saat mengarsiteki Liverpool.

“Kemenangan ini merupakan momen yang luar biasa. Kami tidak bermain maksimal di babak pertama karena kami bermain bagus, namun kami tidak bisa memanfaatkan peluang. Tapi, semua pemain tak pernah merasa gagal dan kami terus berjuang,” ujar Roberto Martinez di BBC.

Martinez menilai bahwa performa anak-anak asuhnya sudah memuaskannya. Dia menuturkan, mendapat kesempatan untukberlaga di Wembley sekaligus menjuarai Piala FA seperti mimpi yang terwujud, usai gol semata wayang tercipta di menit-menit akhir pertandingan, memastikan klub menjuarai Piala FA.

“Anda bermimpi untuk memainkan laga di Wembley dan memetik kemenangan. Tim underdog bermain dengan keberanian yang luar biasa, keyakinan, dan terus berjuang. Itulah Piala FA. Lalu, melihat gol itu hadir, performa tim sungguh luar biasa, kami layak untuk mendapatkan gelar juara itu,” ungkapnya gembira.

Sekedar catatan, Wigan masih harus berjuang untuk lepas dari zona degradasi Liga Inggris meski akhirnya bisa mengangkat trofi Piala FA untuk pertama kalinya setelah 81 tahun berdiri. Selain itu. belum pernah ada sebuah tim yang memenangi final Piala FA dan kemudian terdegradasi di musim yang sama. [Harian Rakyat Merdeka]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA