“Untuk kami, laga hari MingÂgu besok (nanti malam) adalah laga meÂngeluarkan kemampuan terÂbaik. Kami punya segalanya unÂtuk menang, dan sama sekali tiÂdak ada tekanan,†ujar Pelatih SwanÂsea, Michael Laudrup, kemarin.
Para pemain MU, lanjut LauÂdrup, dipastikan akan memberiÂkan kado perpisahan terbaik bagi pelatih mereka, Sir Alex FerguÂson yang akan pensiun. Hal itu menurutnya dapat meÂnyulitkan Swansea. Terlebih usai laga, skuÂad Setan Merah juÂga akan menÂjalani seremonial peÂÂnasbihan meÂreka sebagai jaÂwaÂra musim ini
.
Namun, dia yakin, anak-anak asuhnya tetap punya kesempatan menang.
“Kami ingin mengakhiri muÂsim di papan tengah liga.â€
Laga ini jadi laga pamungkas Ferguson di Old Trafford. SebeÂlum laga dimulai, FerÂgie akan memberikan sambuÂtan terakhir kepada para penduÂkungnya.
Begitu juga dengan geÂlandang andalan MU, Paul SchoÂles yang memastikan akan meÂngakhiri kariernya di penghuÂjung musim ini. Dua legenda ini telah menÂjadi bagian penting sejarah MU.
Dari enam laga terakhirnya di PreÂmier League, MU hanya meÂnang dua kali dengan menelan dua kekalahan dan dua imbang. MU juga baru saja menelan keÂkaÂlahan kandang ketiganya muÂsim ini saat takluk 0-1 dari ChelÂsea akhir pekan lalu.
Sementara dari rekor pertemuÂan terakhir, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1 di Liberty StaÂdium, kandang Swansea. Saat itu Patrice Evra memÂbawa ManÂchester United unggul lebih duÂlu, namun tidak lama kemuÂdian dibalas striker Swansea City, Michu.
Itu adalah pertama kalinya MU berÂmain imbang di Premier LeaÂgue musim ini. Swansea beÂlum perÂnah meraih kemenangan atas MU di Old Trafford seÂpanÂjang seÂjarah pertemuan kedua tim. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: