Kemarin pagi WIB, Nadal mengalahkan unggulan keenam asal Prancis Jo-Wilfried Tsonga straight set dengan skor akhir 6-3 dan 7-6 (7-3). Di set pertama, petenis kidal Spanyol ini menang mudah setelah Tsonga melakukan banyak kesalahan.
Akan tetapi, Tsonga menunjukkan perlawanan di set kedua kendati sempat tertinggal 1-5 dan sukses menyamakan kedudukan dengan mematahkan dua kali servis Nadal. Di sesi tie-break Nadal kembali menunjukkan penampilan dominan dan berhasil mengalahkan Tsonga.
Di laga puncak, Nadal akan berjumpa Djokovic yang di semifinal lainnya memetik kemenangan mudah atas petenis Italia Fabio Fognini dengan skor 6-2 dan 6-1.
Menjelang laga puncak, Nadal menegaskan, bahwa dia akan bermain lebih agresif. “Saya akan mencoba untuk memainkan pertandingan terbaik saya dan mencoba mendapatkan kesempatan untuk memenangkan final,†katanya.
Namun, Nadal mengakui jika Djokovic merupakan petenis tangguh yang sulit ditaklukkan. “Dia membawa Anda ke batas permainan. Jika ingin menang, maka saya harus bermain lebih baik dari hari ini dan kemarin,†tegasnya.
Laga final tersebut merupakan pertemuan pertama antara Nadal dan Djokovic sejak final Prancis Terbuka 2012.
Sementara itu, Joker julukan Djokovic mengatakan, bahwa dia harus mempersiapkan diri dengan matang untuk tantangan terberat ini. “Setiap kali Anda bermain dengan Rafa, Anda tahu apa yang harapkan. Anda mengharapkan tantangan terberat di lapangan tanah liat. Saya siap untuk itu, baik fisik, mental, dan emosional,†ujarnya.
Menurut Joker, dirinya harus berada di puncak permainannya. Fokus dan termotivasi dari awal sampai akhir agar dapat mengalahkan Nadal.
“Saya harus memiliki pola pikir yang sangat optimistis untuk mendapatkan kemenangan. Saya tidak akan berada di luar sana untuk bermain sebaik mungkin, tapi saya akan keluar ke sana untuk menang. Itulah apa yang akan saya rasakan.†[Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: